Pemerintah Daerah Didorong Kembangkan Talenta Digital

Data Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) menunjukkan saat ini sudah sekitar 30 juta UMKM masuk ke ruang digital. Ditargetkan, 64 juta UMKM dan Ultra Mikro (UMi) bakal berjualan secara online pada tahun 2024.

Mengingat hal tersebut, Kementerian Kominfo saat ini mendorong pemerintah daerah (Pemda) agar memperhatikan sumber daya manusia di daerah, terutama talenta-talenta digital agar dapat menjadi pelaku utama transformasi digital di Indonesia.

“Pengembangan sumber daya manusia digital merupakan pekerjaan utama antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah,” kata Menteri Kominfo Johnny G.Plate dalam Rapat Kerja Nasional Akselerasi Transformasi Digital: Pengembangan SDM melalui Program Literasi Digital, Kamis 25 Februari 2020, yang dilakukan secara virtual.

“Gerakan nasional literasi digital berada pada posisi yang sangat strategis untuk melakukan literasi digital,” kata Menteri.

Sementara itu, untuk melakukan pelatihan digital tingkat menengah dan lanjut, kementerian memiliki program “Digital Talent Scholarship (DTS) dan Digital Leadership Academy (DLA).”

Tahun ini saja, ada sekitar 100 ribu kuota dalam program DTS untuk pelatihan antara lain: komputasi awan, big data, kecerdasan buatan, augmented reality dan virtual reality.

Untuk tingkat lanjut, program DLA memberikan pelatihan secara online dari para pendiri perusahaan rintisan (startup).

Pemerintah Daerah dipacu untuk mendukung pelatihan-pelatihan, baik tingkat menengah maupun lanjut.

Literasi digital, selain untuk memahami ruang digital juga berfungsi untuk mendukung usaha UMKM dan UMi masuk ke platform digital guna mendukung bisnis mereka.

Baca Lainnya
Komentar
Loading...