Wakil Presiden Buka Muktamar IPIM Pertama

JAKARTA – Wakil Presiden Republik Indonesia, Dr. Drs. H. M. Jusuf Kalla membuka langsung muktamar pertama IPIM (Ittihad Persaudaraan Imam Masjid) di Kantor Sekretariat Wakil Presiden di Jalan Kebon Sirih 14-16, Jakarta Pusat pada Jum’at sore (25/1).

Wakil Presiden didampingi oleh Menteri Agama, H. Lukman Hakim Saifuddin, Menteri PAN-RB (Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Komjen (Pol) Syafruddin dan Imam Besar Masjid Istiqlal, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA.

“Saya kira sudah cukup organisasi yang ada seputar masjid, selain organisasi Imam Masjid (IPIM), ada Dewan Masjid Indonesia (DMI) yang saya pimpin, ada ikatan khatib, ada ikatan remaja masjid, yang tidak ada adalah ikatan jamaah,” ucap beliau mengawali sambutan disusul gelak tawa dari tamu undangan.

Beliau menilai bahwa masjid selalu bertambah, walau data yang ada di sekitaran 800 sampai 900 ribuan namun tidak ada yang tahu pastinya. Itu sebabnya ia menilai Imam Masjid pun harus terus bertambah.

Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) juga menyuguhkan data berdasarkan survei kaum milenial, bahwa tingkat antusias keagamaan anak muda tengah meningkat.

“Kita membutuhkan banyak imam masjid yang baik dan banyak khatib yang baik,” ujar Wakil Presiden kelahiran Sulawesi Selatan.

“Sebab biasanya khatib juga biasa dijadikan sekaligus imam,” tambahnya.

Ia berharap para imam masjid dan khatib bisa mengawal kedamaian dan keharmonisan di tengah masyarakat.

Prof. Dr. KH. Ahmad Zahro dalam sambutan dan laporannya mengucapkan syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang banyak membantu IPIM, juga kepada panitia hingga bisa terselenggaranya muktamar mulai tanggal 25-27 Januari mendatang di Jakarta Islamic Center.

“Tema muktamar kita adalah “Merajut Ukhwah Islamiyah,” ujar Ketua Umum PP IPIM.

Acara yang dihadiri oleh perwakilan pengurus pusat, wilayah dan cabang IPIM ditutup dengan doa oleh Dr. KH. Zaky Mubarok. Dalam doanya, Ketua Umum PW. IPIM DKI Jakarta tersebut berharap lahirnya imam-imam yang berkualitas dan kompeten serta menjadi teladan di tengah masyarakat.

Muktamar resmi dibuka dengan ditandai dengan pemukulan gong sebanyak tiga kali oleh wakil Presiden RI. (eep)

Baca Lainnya
Komentar
Loading...