Wajib Punya! Ini 5 Keutamaan Memiliki Sahabat Spiritual

Sahabat punya peran penting dalam kehidupan seseorang. Sahabat bisa mendorong dan mempengaruhi kamu jadi pribadi yang lebih baik dan bernilai ataupun sebaliknya. Itu sebabnya Rasul amat menganjurkan kita agar memilih siapa yang akan dijadikan sahabatnya.

الرَّجُلُ عَلَى دِينِ خَلِيلِهِ، فَلْيَنْظُرْ أَحَدُكُمْ مَنْ يُخَالِلُ رواه الترمذي وأبو داود

Seseorang itu tergantung (kualitas) agama sahabatnya. Maka kamu perhatikanlah siapa yang dijadikan sahabatnya. (HR. Tirmidzi dan Abu Dawud).

Dalam buku Tasawuf Modern yang ditulis oleh Prof. Dr. Nasaruddin Umar dalam uraian tentang “Mengapa Persahabatan Spiritual Penting?” disebutkan bahwa ada sebuah ungkapan dari Syekh Abdul Qadir Isa.

“Jangan bertanya seseorang, tetapi bertanyalah tentang sahabatnya. Sebab, setiap orang akan mengikuti sahabatnya.”

Orang yang memiliki persahabatan yang baik akan memperoleh banyak manfaat. Mulai dari bisa saling berbagi dan curhat hingga kerap kali membantu untuk menyelesaikan sebuah masalah. Hasil studi juga menyebutkan bahwa memiliki sahabat amat baik bagi kesehatan tubuh maupun kesehatan mental.

Namun, bukan sekedar persahabatan biasa. Ada yang dinamakan dengan persahabatan spiritual. Persahabatan ini memiliki arti penting terutama bagi orang-orang yang menempuh perjalanan spiritual demi mendekatkan diri kepada Allah Swt.

Persahabatan spiritual ialah pertemanan yang mampu mengasah ketajaman batin dalam memahami makrifat dan menyingkap tabir rahasia. Jadi bukan pertemanan biasa seperti teman untuk berdiskusi, hang out dan traveling.

Persahabatan spiritual ini telah diisyaratkan dalam Al Quran. “Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah kamu bersama orang-orang yang benar,” (QS at-Taubah [9]:119), dan “Dan ikutilah jalan orang yang kembali kepada-Ku,” (QS Luqman [31]:15).

Di dalam hadis kita juga diingatkan bahwa ada orang-orang yang membantu kita mendekat kepada Allah.

“Orang-orang yang paling utama di antara kalian ialah orang-orang yang apabila mereka dipandang maka mereka mengingatkan kepada Allah.” (HR Hakim dari Anas).

Prof. Nasaruddin menyebut ada 5 keutamaan memiliki sahabat spiritual.

  1. Ia dapat menunjukkan penyakit-penyakit yang menghalangi kita untuk sampai kepada Allah Subhanahu wa ta’ala sekaligus menunjukkan obatnya.
  2. Ia mampu menanam dan menumbuh suburkan rasa cinta kepada Tuhan. Ia seolah mampu mengeluarkan kita dari penjara hawa nafsu dan mengantarkan kita ke hadapan Tuhan.
  3. Ia selalu mendampingi kita, baik dalam keadaaan sedang terjatuh di dalam kubangan dosa maupun di puncak maqam spiritual. Ia selalu mengalirkan energi spiritual dan pikiran positif.
  4. Ia pun selalu memicu kita untuk membersihkan diri dan meningkatkan riyadhah dan mujahadah.
  5. Ia terus menuntun dan mendampingi sehingga kita berada di hadapan-Nya lalu seolah membisiki kita, “Inilah engkau dan Tuhanmu.”

Apabila kamu memiliki sahabat spiritual ini sudah selayaknya kamu bersyukur kepada Allah dan mensyukuri kehadirannya. Bahkan kamu mesti banyak belajar darinya. Sebab, menurut Prof. Nasaruddin, jika Tuhan mencintai hambanya, Dia akan memperkenalkan hamba itu dengan sahabat spiritual. Namun, sebaliknya, bukanlah sahabat spiritual jika dia justru mengalihkan perhatian kamu dari Allah kepada dunia dan materi. Bahkan Ibnu Qayyim al-Jauziyah dengan tegas berkata, “Apabila engkau menemukan sahabat spiritualmu dalam keadaan lalai, tinggalkanlah.”

Baca Lainnya
Komentar
Loading...