Untung Taubat: Seperti Menembak 2 Burung dengan 1 Peluru

“Berbuat kesalahan adalah sifat manusiawi dan mengampuni adalah sifat ilahi.” Pepatah masyhur ini menunjukkan bahwa manusia adalah tempatnya dosa dan kesalahan.

Islam sebagai agama yang sempurna, memahami bahwa tidak ada manusia yang sempurna di dunia ini. Oleh karena itu, ada ibadah yang dinamakan dengan ‘taubat’.

Bulan suci Ramadhan merupakan momentum bagi manusia muslim di seluruh dunia untuk melakukan hal-hal baik, membangun karakter positif yang salah satunya direfleksikan dengan melakukan pertaubatan.

Allah Swt berfirman, “Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang gemar bertaubat dari maksiat dan bersungguh-sungguh dalam bersuci dari segala macam kotoran,” (QS. Al-Baqarah: 222).

Kenapa manusia harus bertaubat?

Pertama, Menguntungkan

Taubat itu adalah perbuatan yang menguntungkan. Seperti menembak dua ekor burung dengan satu perluru.

Sebab, ketika permintaan ampun kita diterima oleh Allah Swt, kita tidak hanya mendapatkan kelegaan karena terbebas dari perbuatan buruk di waktu-waktu sebelumnya, tapi juga mendapatkan pahala dari ibadah taubat itu sendiri.

Dengan taubat yang tulus (taubat an-nasuha) seseorang dapat dengan mudah melupakan dosa-dosa masa lalunya dan membuka lembaran baru, karena sejatinya orang yang bertobat dari dosa seperti orang yang tidak berdosa.

Allah Swt menjajikan keberuntungan diberikan kepada orang-orang bertobat dengan tulus, “Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, wahai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung,” (QS. An-Nur: 31).

Kedua, Sangat Dianjurkan

Taubat adalah perbuatan yang sangat dianjurkan. Nabi Saw saja, yang dianggap sebagai manusia terbaik di antara semua manusia dan dijamin ma’sum (terlindungi dari dosa) oleh Allah Swt, beliau bertaubat 70 kali dalam sehari.

Maka itu, alangkah sombongnya kita jika tidak tergesa-gesa mencari pintu taubat atas semua kesalahan kita, yang dilakukan baik secara terang-terangan maupun diam-diam. Apalagi di era distrupsi teknologi saat ini, banyak kesalahan yang bisa kita lakukan secara tidak disadari.

Ketiga, Banyak Maslahat dan Manfaatnya

Ada banyak manfaat yang didapat oleh orang yang bertobat. Di antaranya, menghilangkan rasa bersalah, mengisi hati dengan kebahagiaan, dan membawa orang yang bertobat lebih dekat kepada Allah sehingga memberinya hidayah menuju kesuksesan sejati.

Selain itu, manfaat lainnya, korban atau pihak-pihak yang terdampak akibat kejahatan sesorang di masa lalu juga mendapat kelegaan ketika pelaku meminta maaf dengan bertobat.

Keempat, Kemurahan Dari Allah Bagi Orang Yang Beriman

Dengan adanya taubat menunjukkan bahwa Islam adalah agama sekaligus cara hidup yang sempurna. Islam memastikan setiap anggota masyarakat, baik yang muslim maupun non-muslim, kaya atau miskin, laki-laki atau perempuan, mendapat perlakuan yang sama.

Ketika orang tersesat, Allah memberi kesempatan untuk menempatkannya lagi di jalan yang benar. Ini adalah bentuk kemurahan-Nya.

Taubat merupakan cara termudah yang Allah berikan kepada orang-orang yang beriman, dengan syarat: mengenali dosa dan kesalahannya, merasa malu karena melanggar perintah-Nya, serta berjanji untuk tidak mengulangi perbuatan buruknya. (Dikutip dari: Saudi Gazzete).

Baca Lainnya
Komentar
Loading...