Tiga Negara Terbaik Bagi para Pelancong Digital

Konsep kerja jarak jauh alias sistem remote menjadi tren tahun-tahun terakhir ini. Banyak perusahaan yang telah beradaptasi dengan cara ini dan nyaman melakukannya.

Teknologi informasi yang semakin baik, ditambah pandemi Covid-19 mengharuskan orang-orang menjaga jarak dan lebih banyak bekerja dari rumah.

Bekerja dari jarak jauh pun akhirnya menjadi kebiasaan umum bahkan menjadi tren.

Orang-orang tidak saja bekerja dari rumah, mereka ada yang mulai bekerja dari pantai, gunung, villa, dan tempat-tempat eksotis lain yang jauh dari kerumunan.

Ke depan, dengan vaksinasi Covid-19 yang sudah dimulai secara global di sejumlah negara, harapannya orang-orang bisa bergerak secara bebas ke sejumlah tempat meski tetap harus melaksanakan protokol kesehatan.

Inilah yang diinginkan oleh para pelancong digital. Orang-orang yang suka bepergian jauh ke negara-negara yang ingin dikunjungi tapi tetap terhubung dengan perangkat digital yang dibawanya.

Sambil bepergian dan berada di tempat yang jauh dari keramaian, mereka tetap bisa bekerja dengan perangkat digitalnya. Mungkin, ini akan menjadi kebiasaan dan gaya hidup baru.

Menanggapi hal ini, banyak negara telah memperkenalkan visa liburan sambil kerja. Di satu sisi, untuk menciptakan bentuk pariwisata baru yang dapat membangkitkan sektor ini setelah terkena dampak buruk, di sisi lain juga untuk mengakomodasi para pelancong digital yang ingin liburan sambil bekerja.

Lagi pula, jika selama ini mereka telah bekerja dari jarak jauh dan efektif selama berbulan-bulan, tidak ada alasan untuk tidak dapat melanjutkannya dari tempat yang lebih jauh, baik itu di tempat peristirahatan, pegunungan, resor tepi pantai, atau kota terpencil yang mereka sukai.

Namun begitu, ada beberapa hal penting yang perlu dipertimbangkan saat memilih negara untuk dijadikan “rumah digital” baru bagi para pelancong.

Dengan pemikiran tersebut, Circle Loop telah membuat indeks bernama “Digital Nomad Index”. Mereka mempertimbangkan negara-negara dengan berbagai faktor mulai dari harga dan kecepatan koneksi, kebersihan, hingga harga sewa dan kemudahan mencari pekerjaan jarak jauh.

Hasilnya, inilah tiga negara dengan Indeks Pelancong Digital terbaik di dunia yang cocok bagi Anda, para pelancong digital:

1. Kanada
Posisi teratas adalah Kanada. Negara ini adalah rumah bagi salah satu pusat teknologi terbesar di dunia, skornya paling bagus di seluruh kategori, dari mulai kecepatan internet yang cepat hingga peringkat sepuluh besar di Indeks Kebahagiaan Global, dan sejauh ini masih menjadi 10 besar pencarian kerja jarak jauh. (Foto: GETTY)

Ditambah lagi, dengan kemasyhurannya sebagai salah satu negara yang paling ramah di dunia. Tak heran, 21,3% populasi Kanada terdiri dari imigran.

2. Inggris
Meskipun menghadapi gejolak akibat Brexit, Inggris berada di urutan kedua berkat banyaknya pekerjaan jarak jauh yang tersedia, ditambah dengan standar hidup yang tinggi. Inggris memuncaki negara-negara Eropa lain yang mendominasi indeks, selain Kanada. (Foto: Big Ben, London Inggris)

Nah, Inggris bisa menjadi salah satu tempat terbaik untuk Anda jika ingin mengubah gaya hidup Anda menjadi pelancong digital.

3. Rumania
Tempat ketiga adalah Rumania, negara yang mungkin tidak ada dalam daftar kebanyakan pelancong. Tetapi untuk diketahui, negara ini sebagai salah satu pasar teknologi informasi yang tumbuh paling cepat di Eropa Tengah dan Timur. Ini adalah perkawinan peluang yang luar biasa dan biaya hidup yang sangat rendah dengan paket broadband yang super cepat seharga sekitar 8 dolar sebulan. (Foto: Benteng Peles Rumania Pegunungan Sinaia)

Negara-negara berikutnya yang masuk dalam sepuluh besar indeks ini adalah Swedia, Denmark, Prancis, Belanda, Australia dan Swiss.

Bagaimana, Anda tertarik mengunjunginya nanti, setelah pembatasan Covid-19 dibuka kembali? Dan tentunya, jika memiliki cukup biaya.

Baca Lainnya
Komentar
Loading...