Teknologi di Mata Miliarder dan Orang Biasa

Kehadiran teknologi sangatlah penting, apalagi di era sekarang. Orang yang tak pandai memanfaatkan teknologi akan ketinggalan zaman.

Namun, orang pintar dan orang bodoh tentulah berbeda ketika melihat teknologi. Demikian juga para miliarder dengan orang biasa. Lalu, apa perbedaan para miliarder dengan orang biasa ketika melihat teknologi?

Menurut Monica Anggen & Erlita Pratiwi dalam 99 Perbedaan Cara Mengelola Waktu antara Miliarder vs Orang Biasa, kebanyakan orang biasa masih belum mengerti bagaimana memanfaatkan teknologi sebagaimana seharusnya.

“Bagi kebanyakan dari mereka, keberadaan smartphone dan internet merupakan fasilitas untuk memenuhi keinginan mereka akan hiburan,” ujar mereka.

Mereka mengatakan, di tangan orang biasa keberadaan smartphone, tablet, komputer, laptop dan gadget lainnya lebih banyak digunakan untuk bermain game, menonton Youtube, atau bersosialisasi di jejaring sosial, tetapi tidak digunakan untuk menghemat waktu untuk konsolidasi pekerjaan-pekerjaan penting dengan orang lain yang berada di tempat yang berbeda.

Sebaliknya, “Para miliarder memanfaatkan teknologi secara maksimal untuk memudahkan pekerjaan mereka,” ujar mereka.

Menurut mereka, di mata para miliarder keberadaan smartphone misalnya, merupakan salah satu gadget yang mudah dibawa ke mana-mana dan memiliki banyak sekali fitur yang membantu mereka menyelesaikan pekerjaan tepat waktu dan dengan hasil maksimal.

Kita ketahui bahwa dalam smartphone terdapat alarm sebagai pengingat, perekam, fasilitas audio, aplikasi notepad, dan sebagainya.

“Setiap fitur tersebut bisa dimanfaatkan para miliarder sebagai salah satu cara menghemat waktu kerja atau waktu yang harus mereka gunakan demi menyelesaikan suatu pekerjaan,” ujar mereka lebih lanjut.

Mereka pun menyontohkan David Karp, pendiri Tumblr. Ia mampu menggunakan email untuk menjabarkan suatu pekerjaan atau mengonsolidasikan pekerjaan kepada rekannya dengan lebih efektif dibandingkan ia harus meluangkan lebih banyak waktu untuk menelpon atau datang langsung menemui rekannya tersebut.

Masih banyak lagi contoh bagaimana para miliarder mampu memanfaatkan keberadaan teknologi untuk menghemat waktu mereka dalam bekerja. Sedangkan bagi orang biasa, keberadaan teknologi kadangkala hanya untuk bersenang-senang dan hiburan semata.

Baca Lainnya
Komentar
Loading...