Teknologi Canggih di Olimpiade Tokyo 2020

Olimpiade Tokyo 2020 baru saja usai. Tahukah Anda, perhelatan olahraga tingkat dunia itu ternyata telah menggunakan banyak inovasi teknologi yang sangat canggih. Teknologi tersebut agar membuat pertandingan makin seru untuk ditonton.

Selain itu, tim OBS (Olympic Broadcasting Services) pun bisa memanfaatkan teknologi itu agar penonton tayangan mereka merasakan pengalaman pertandingan olahraga kelas dunia yang lebih seru.

Teknologi tersebut terpasang di beberapa cabang pertandingan olahraga. Berikut 7 teknologi canggih tersebut:

1. Multi-Camera REPLAY Systems

Multi-Camera Replay Systems alias sistem kamera siaran ulang merupakan teknologi yang didukung banyak kamera 4K berkecepatan tinggi. Kamera-kamera ini mampu menayangkan pertandingan dari berbagai sudut.

Di tempat tertentu bahkan bisa dipasangi 60 hingga 80 kamera beresolusi 4K untuk menghasilkan tayangan lebih maksimal. Keunggulannya lagi, video tersebut juga bisa diputar ulang.

Kamera pun dapat berputar 360 derajat ketika video diputar sehingga mirip dengan efek dalam film Matrix.

Teknologi ini digunakan dalam olahraga seperti Bola Basket, Senam, Atletik Lintasan dan Lapangan, BMX, Golf , Sepak Bola Wanita, Skateboard, dan Panjat Tebing.

2. Teknologi 2D Image Tracking

Teknologi ini menggantikan peran GPS untuk melacak posisi atlet. Pelacakan atlet ditentukan oleh gerakan atlet di sebuah pertandingan.

Teknologi tersebut didukung kamera yang mengikuti pergerakan atlet selama pertandingan. Hasil gambar akan masuk ke dalam sistem komputer kemudian dibuatkan keterangan mengenai identitas, kecepatan dan jarak atlet di arena. Baca juga >>

Tampilan label keterangan itu akan muncul pada siaran pertandingan dan akan mengikuti pergerakan atlet. Teknologi ini dipasang pada olahraga Marathon, Sepeda, Dayung, Renang dan Triathlon.

3. 3D Athlete Tracking (3DAT)

3DAT merupakan teknologi yang menggunakan 4 kamera pan-tilt yang dipasang di stadion. Fungsinya adalah merekam pergerakan atlet.

Hasil dari kamera kemudian masuk ke dalam komputer OBS dan dianalisa lewat teknologi AI atau kecerdasan buatan. Data kecepatan atlet lalu ditampilkan dalam siaran pertandingan.

Jangan khawatir, proses pengumpulan data dan analisa data sangat cepat sehingga pemirsa bisa segera mendapatkan info mengenai nama atlet dan kecepatannya.

Teknologi ini hadir pada cabang olahraga Atletik 100 meter, 200 meter, Relay 4×100 meter dan sebagainya.

4. Biometric Data Display

Teknologi ini hanya ada di cabang olahraga Panahan. Teknologi ini oleh 4 kamera yang ditempatkan sekitar 12 meter dari posisi atlet. Kamera akan fokus pada wajah para atlet yang akan memanah.

Data dari kamera akan masuk ke sistem untuk dianalisis mengenai detak jantung atlet. Hasil analisa tersebut akan disajikan dalam pertandingan sehingga penonton tahu mengenai detak jantung pemanah saat pertandingan.

5. TrueView 360 video

Teknologi ini buatan Intel, didukung oleh 35 kamera 4K yang berada di atas Arena. Tujuannya untuk merekam pertandingan dengan teknik video volumetrik.

Hasil video nantinya masuk ke dalam sistem TrueView 360 video, dan diolah menjadi tayangan ulang 360 derajat serta dan angle-angle menarik dalam pertandingan.

6. Virtual 3D Graphics

Sebagai olahraga baru panitia menghadirkan teknologi Virtual 3D Graphics untuk memberikan pengalaman terbaik saat menonton pertandingan panjat tebing.

Ini adalah teknologi yang mampu membuat representasi 3D, dari pegangan dan dinding panjat. Representasi 3D ini digunakan untuk menganalisis sudut dan pegangan dinding yang disentuh oleh atlet.

Untuk memperlihatkan data kepada pemirsa, ada teknologi tambahan Augmented Reality (AR). Penonton dapat dengan jelas mendapatkan data performa atlet dengan lebih akurat.

7. Olympic Robot

Olimpiade Tokyo 2020 juga menggunakan teknologi robot dalam berbagai acara. Ada robot maskot bernama Miraitowa dan Someity, yang semula disiapkan menyambut penonton. Tapi karena pandemi Covid-19 dan penonton tidak dibolehkan, robot dipakai hanya untuk atlet.

Ada juga robot-robot canggih seperti robot pengambil bola, pelayan para kontingen dan penyelenggara serta robot canggih lainnya. Baca juga >>

Olimpiade Tokyo 2020 diklaim sebagai Olimpiade yang paling banyak ditonton secara streaming yakni sekitar enam miliar menit streaming dan 2,9 miliar tayangan di akun Facebook dan Instagram NBC.

“Tidak ada yang lebih kuat di media daripada dominasi Olimpiade selama 17 hari berturut-turut,” kata Ketua NBC Sports, Pete Bevacqua, dilansir AFP, Selasa (10/8).

NBC merupakan unit jaringan televisi milik perusahaan grup media Amerika Serikat NBCUniversal.

#olimpiade #obs #teknologi

Baca Lainnya
Komentar
Loading...