Tarif Copywriter Perempuan Ini 21 Juta per Jam

Laura Belgray sangat senang ketika bisa menaikkan tarifnya hingga USD 1.450 atau lebih dari Rp 21 juta per jam sebagai seorang copywriter di New York.

Mantan penulis promo TV ini, menaikkan tarifnya secara bertahap dari mulai USD 250 (Rp3 juta lebih) per jam menjadi USD 500 (Rp 7 juta lebih) kemudian USD 750 (hampir Rp11 juta) hingga USD 950 (Rp 13 juta lebih), tapi kliennya terus berbondong-bondong ke perusahaannya “Talking Shrimp” yang beranggotakan dirinya sendiri.

“Mereka bersedia membayar kalau menghasilkan uang bagi mereka, dan copywriting yang bagus pasti menghasilkan,” kata Belgray.

Beruntung Belgray pernah bekerja dengan klien seorang pesohor. Namanya cukup dikenal sebagai seorang wirausahawan dan penulis buku laris, Marie Forleo. Waktu itu Forleo bekerja sebagai life coach.

“Dia dan saya berteman di kelas hip-hop di Crunch,” kenang Belgray. “Selama bertahun-tahun, dia (Forleo) adalah ‘gembong’ kursus online.”

Ketika Forleo mengundang Belgray untuk berbicara tentang copywriting di sebuah acara live, dari situlah klien wirausaha mulai meneleponnya.

Waktu itu tema bahasannya adalah, “5 rahasia copywriting yang tidak menyebalkan.” Beberapa orang tampaknya tertarik dengan harga premium yang diberlakukan.

“Ketika mereka membayar, itu memperkuat gagasan bahwa mereka mendapatkan yang terbaik,” kata Belgray. “Mereka justru lebih menghargai apa yang mereka bayar.”

Pada awalnya, Belgray merasa senang karena bisnis yang didirikannya pada 2009 itu berkembang pesat.

“Semakin saya diberikan pekerjaan, semakin bahagia saya,” katanya. Tetapi lama-lama Belgray merasa kewalahan saat melihat kalendernya. Dia mengkhususkan diri menulis naskah sebagai seorang wirausaha, dan mencintai kliennya tapi lama-lama melelahkan.

“Ketika saya melihat kalender dan melihat janji dengan klien, itu membuat saya sedih,” katanya.

Bahkan untuk meluangkan waktu untuk diri dan suaminya, Belgray harus memblokir hari Senin dan Jumat, dan menjadwalkan pertemuan pada hari-hari lain. Kemudian, saat dia menaikkan tarif dia mulai membatasi waktunya untuk membuat janji, yaitu hanya pada hari Rabu.

Tapi, meski begitu dia masih merasa cemas saat memikirkan janji ketemu dengan kliennya. Belgray pun mendatangi mentor bisnisnya, Ron Reich, untuk mendapat ide tentang bagaimana dia dapat mengganti penghasilannya sambil menghentikan pertemuan tatap muka dengan klien.

Mengikuti nasihat sang mentor, Belgray akhirnya mencoba beberapa eksperimen yang membantunya mencapai penghasilan hingga USD 1 juta dalam bisnis solonya, dan berhenti menjumpai klien satu per satu.

Belgray pun akhirnya menjadi trendsetter bisnis personal yang dijalankan seorang diri tapi penghasilannya bisa mencapai jutaan dolar. Dia tidak punya karyawan kecuali pemiliknya sendiri.

Penghasilan Belgray mencapai USD 41,666 pada tahun 2018, naik dari 39,494 pada 2017 dan naik dari 26,744 pada 2011, peningkatannya hampir 48%.

Belgray adalah seorang copywriter yang sangat berbakat, tapi itu saja tidak cukup untuk mencapai penghasilan 1 juta dolar per tahun atau sekitar Rp 14 miliar lebih.

Selama bertahun-tahun, dia tidak bisa melampaui penghasilan antara USD 200 ribu-USD 250 ribu setahun atau rata-rata sekitar Rp3 miliar.

“Begitu saya mulai mengenakan harga yang lebih tinggi, bandwidth emosional saya pun menurun karena menerima lebih banyak klien,” kenangnya. “Saya tidak bisa maksimal. Saya akan menjadi gila dan kewalahan.”

Jadi, bagaimana Belgray meningkatkan pendapatannya? Strategi berikut inilah yang digunakannya:

Pertama, pikirkan diri Anda adalah seorang pengusaha

Salah satu mindset yang dibangun Belgray adalah memandang dirinya sebagai pengusaha, bukan pekerja lepas.

Di era online seperti sekarang, dia menyadari bahwa orang yang menciptakan produk digital sama halnya dengan wirausahawan.

Kedua, fokus pada mengubah pengetahuan menjadi produk

Salah satu nasihat terpenting Reich sang mentor adalah agar dia menjual lebih banyak mini course, produk PDF telah dia kembangkan dan jual secara diam-diam sejak tahun 2016. Belgray telah menjual “60 Minute Makeovers Copywriting Mini-Course” seharga USD 99 dan “About Page and Professional Bio Builder” seharga USD 199 secara terbatas di situsnya.

Dia juga kemudian menambahkan penawaran lain seperti, “Inbox hero! Email copywriting course,” yang saat ini sudah daftar tunggu.

Dari kursus-kursus tersebut dia bisa menghasilkan pendapatan USD 250 ribu.

Untuk mempromosikan produk-produknya, Reich menyarankan Belgray menggunakan bakat copywritingnya, untuk bekerja atas namanya sendiri dengan memasarkan lebih banyak melalui emailnya dan media sosial.

“Dia menyarankan saya untuk meningkatkan pengiriman dari satu menjadi tiga hari seminggu,” kenangnya. Belgray melakukannya pada 2017 dan 2018 dan mampu menggandakan pendapatan dari produk-produk tersebut.

Ketiga, bekerja dengan banyak klien sekaligus

Meskipun menguntungkan, Belgray tidak dapat mengganti semua pendapatannya melalui penjualan produk.

Jadi, dia mengambil langkah penting lainnya: yaitu memulai “Shrimp Club”, sebuah kelompok dengan pendampingan langsung selama enam bulan untuk 20 orang anggota. Mereka mendapatkan akses nasehat langsung dua kali seminggu. Belgray menawarkan mereka sesi “hot seat” dan Tanya Jawab langsung, di mana dia mencatat jawaban-jawaban atas pertanyaan yang mereka ajukan sebelumnya. Anggota ini, saat ini membayar USD 15 ribu.

Meski program tersebut identik dengan kelompok copywriting, tapi Belgray sebenarnya juga memasukkan profesional di bidang lain seperti wirausahawan dan profesional wiraswasta dalam bisnis jasa lainnya, seperti blogger makanan atau pengusaha ekspor-impor mobil Jepang, terapis hingga desainer grafis. “Ada banyak jenis kolaborasi,” katanya.

Keempat, jangan lakukan semuanya sendiri

Walaupun Belgray tidak punya karyawan, dia memberikan pekerjaan administratifnya kepada Sandra Booker, kontraktor yang memiliki tim sendiri di perusahaannya yang bernama Any Old Task.

“Awalnya saya tidak tahu harus berbuat apa,” kata Belgray. “Dia membantu saya mengelola pemesanan dari klien saya.” Booker dengan cepat bertindak sebagai asisten virtual yang melakukan pekerjaan lain, seperti tugas layanan pelanggan dan pemasaran melalui email. Ini tentu saja membebaskan sebagian waktu Belgray.

“Saya tidak akan pernah mencapai angka itu (1 juta USD) tanpa dia yang membantu saya mengeksekusinya,” kata Belgray.

Kelima, beri waktu untuk berproses. Belgray kini berusia 51 tahun, faktanya ia baru mencapai pendapatan USD 1 juta pada usianya 50 tahun. “Lebih baik Anda menunggu,” katanya.

Belgray pun memberi saran kepada profesional lain dalam bisnis jasa apapun agar bisa meningkatkan pendapatan mereka: Fokus untuk penambahan produk dan program, seiring dengan menjalankan komunitas.

“Akan sangat sulit untuk menghasilkan uang yang Anda inginkan dengan melakukannya sendiri,” katanya. (Sumber: Forbes)

Baca Lainnya
Komentar
Loading...