Saatnya Liburan! Ini 4 Indikator Sebuah Destinasi Disebut Wisata Halal

Wisata halal kini telah menjadi tren global. Hal tersebut terjadi karena meningkatnya jumlah wisatawan Muslim. Tercatat ada sekitar 140 juta wisatawan Muslim pada tahun 2019 dan diprediksi akan meningkat menjadi 160 juta wisatawan di tahun 2020.

Indonesia sebagai negeri dengan mayoritas muslim beberapa waktu lalu terpilih sebagai destinasi terbaik wisata halal tahun 2019 dari 130 destinasi seluruh dunia sebagaimana dirilis oleh Mastercard-Crescent Rating Global Muslim Travel Index (GMTI) 2019.

Lalu seperti apa indikator sebuah destinasi dikatakan sebagai wisata halal. Ada 4 indikator dalam Crescent Rating ACES (Access, Communication, Environment, Service) Model yang dikutip dari crescentrating.com.

  1. Ease of access to the destination (Akses) Bagaimana persyaratan visa bagi wisatawan (visa requirement), konektivitas transportasi darat dan udara (connectivity) serta infrastruktur transportasi (transport infrastructure) hingga pengembangan destinasi wisata.
  2. Internal and external communication by the destination (Komunikasi). Bagaimana inisiatif dalam menjangkau publik melalui edukasi, jangkauan media, dan panduan bagi wisatawan Muslim (outreach). Akses kemudahan berkomunikasi (ease of communication), serta pelayanan digital (digital presence) dan penyediaan bahasa yang digunakan wisatawan.
  3. Environment at the destination (Lingkungan). Bagaimana wisatawan mendapatkan keamanan (safety), dan pelayanan serta fasilitas yang ramah bagi wisatawan muslim (visitor arrivals). Bagaimana wisatawan menghadapi sedikit pembatasan dalam mempraktikkan keyakinan mereka di destinasi (faith restrictions). Selain itu, iklim yang memungkinkan bagi lembaga, penelitian dan pengembangan, serta penggunaan teknologi informasi sebagai faktor penting untuk inovasi dan keberlanjutan lingkungan (enabling climate).
  4. Services provided by the destination (Pelayanan). Bagaimana memberikan pengalaman bagi wisatawan untuk mendapatkan pelayanan yang baik dan memfasilitasinya dalam memenuhi kebutuhan khusus muslim, seperti makanan halal dan fasilitas beribadah (core needs), hotel dan bandara yang ramah muslim (core services). Serta menawarkan pengalaman unik seperti situs warisan dunia dan tempat-tempat penting yang menampilkan sejarah atau budaya Islam (unique experience).

Dengan empat penilaian dari kriteria tersebut dan melihat potensi wisata halal, membuat setiap negara berlomba untuk meningkatkan rating pencapaian sebagai destinasi wisata halal terbaik untuk menarik wisatawan.

Alhasil, sedikit banyak baik muslim dan agama Islam semakin dikenal dengan baik. Maka buat kamu yang suka bepergian ke luar negeri tetaplah tunjukkanlah akhlak yang baik sebagai muslim yang baik di manapun berada. Karena bukan tak mungkin perjalanan wisatamu justru bisa menjadi ajang dakwah yang kekinian.

Baca Lainnya
Komentar
Loading...