Pandemi Bawa Indonesia ke Masa Depan Lebih Cepat

Pandemi Covid-19 dengan sejumlah pembatasan mobilitas warga telah membawa Indonesia melangkah ke masa depan lebih cepat dari yang direncanakan.

Percepatan penyesuaian teknologi, antara lain dilakukan oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP). Pembatasan mobilitas, kata Dirjen Pajak Suryo Utomo membuat orang menjadi lebih adaptif dalam menghadapi dinamika zaman.

Menurutnya, secara tanpa disadari Covid-19 sejatinya telah membawa bangsa Indonesia ke masa depan dengan lebih cepat.

Pernyataan tersebut diungkapkan Dirjen Pajak saat mengikuti acara DJP IT Summit 2021 secara daring di Jakarta, Rabu (18/8).

Menurutnya, disrupsi teknologi akibat pandemi telah memberi dampak yang luar biasa terhadap perkembangan kemampuan dan kecerdasan sistem artificial intelligent (AI) untuk dapat menafsirkan data dan informasi secara benar, tepat, adaptif dan fleksibel. Baca juga >>

“AI atau kecerdasan buatan juga mampu memberikan arah, panduan, prioritas, hingga mitigasi risiko pada saat kita melakukan pekerjaan,” kata Suryo.

Di sisi lain, gaya hidup di tengah pandemi Covid-19 juga terus mengarah pada digitalisasi dengan mengutamakan transaksi nontunai.

Tentu, hal tersebut menjadi tantangan tidak saja bagi direktorat pajak tapi juga bagi sektor lain. Digitalisasi di sisi lain juga telah membuka celah kecurangan atau fraud baru.

Untuk menjawab tantangan tersebut, DJP saat ini melakukan penggalian potensi pajak berbasis digital data mining. Baca juga >>

Upaya tersebut tentu saja membutuhkan sumber daya manusia (SDM) dan sistem yang berkualitas, mengingat proses penggalian data membutuhkan kompetensi yang sangat rumit, seperti artificial intelligent, teknik statistika, matematika, pembelajaran mesin dan lain sebagainya.

#pandemi #covid19 #djp

Baca Lainnya
Komentar
Loading...