Orang Rusia Sulap Kapal-kapal Tua Nusantara Jadi Furniture Mahal

Kreativitas bisa mengubah barang-barang bekas yang sepertinya tak berharga menjadi memiliki nilai, bahkan berharga mahal.

Inilah yang dilakukan oleh pasangan desainer asal Rusia, Yan dan Ekaterina Averkiev. Awalnya tak ada yang menyangka, kapal-kapal bekas milik nelayan nusantara itu bisa disulap menjadi furniture antik seperti lemari dan sebagainya.

Melalui perusahaan startup milik mereka yang bernama “LikeLodka” pasangan itu kemudian membeli kapal-kapal nelayan tua dari Jawa dan Bali dan dimodifikasi menjadi furniture yang banyak dipakai oleh kafe-kafe di Rusia.

Ternyata material kapal nelayan Nusantara yang terbuat dari kayu jati dan mahoni tersebut dinilai material langka yang memiliki ketahanan yang panjang alias awet. Selain itu, lukisan nelayan dari sejumlah daerah pada kapal juga ternyata memiliki keunikan tersendiri di mata para pembelinya. Baca juga >>

Yan dan Ekaterina Averkiev terinspirasi saat mereka bepergian ke Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Mereka kemudian meluncurkan “LikeLodka” pada tahun 2013. Mereka membeli perahu-perahu lapuk yang berusia sekitar 30 hingga 50 tahun dari berbagai wilayah di Indonesia.

Averkieva mengatakan, namun tidak hanya lapuk, ternyata kayu-kayu sebagai bahan perahu nusantara itu merupakan kayu langka yang kuat.

“Jika Anda mengambil beberapa papan kayu tua dari tempat kami tinggal (Rusia), katakanlah kayu pinus, mungkin di dalamnya sudah rapuh. Tapi jika Anda mengambil papan jati tua lalu memotongnya, Anda akan melihat bahwa di dalamnya benar-benar masih (seperti) baru,” kata dia.

Ketika bepergian menjadi impian bagi banyak orang karena pandemi Covid-19, orang-orang Rusia menginginkan suasana kepulauan tropis, baik di apartemen maupun restoran dengan furniture mereka yang tidak biasa.

LikeLodka membuat lemari-lemari dari kapal-kapal tua dari berbagai kepulauan di Indonesia dengan desain yang tak biasa.

Pasangan Rusia ini sempat menghabiskan waktu beberapa bulan di Indonesia untuk mencari pekerja yang tepat sebelum mereka membuat semacam workshop di pulau Jawa, yang memproduksi seri pertama furniture untuk mereka sendiri. Baca juga >>

Mereka kemudian berteman dengan beberapa pekerja dan mengajari mereka bagaimana sebuah kapal diubah menjadi furniture. Tapi pandemi Covid-19 mengubah semua rencana LikeLodka karena mereka harus mengontrol produksi dari jauh.

Lemari perahu, beberapa dilengkapi dengan rak anggur khusus, dijual seharga antara 510 hingga 1.240 dolar kini dapat dilihat di sejumlah kafe dan restoran di Moskow dan kota-kota di Rusia lainnya.

Bagi beberapa orang lemari hanyalah sebatas pilihan desain. Tapi bagi yang lainnya, mereka menikmati suasana sejarah panjang yang terpelihara di dalam furnitur eksotis itu.

#rusia #likelodka #nelayan

Baca Lainnya
Komentar
Loading...