Meninggalnya Sang Legenda Peracik Bumbu Hebat Indomie

Ketika orang bertanya pada saya, “Apa mie favoritmu?” Tanpa segan dan ragu saya akan menjawab, “Mi Goreng.” Setelah itu, Mi Keriting Rasa Ayam Panggang. Kedua mie ini merupakan produk Indomie yang mana bumbu-bumbunya diracik oleh seorang wanita hebat bernama Ibu Nunuk Nuraini.

Kini, wanita hebat itu telah tiada, meninggalkan kita semua selama-lamanya. Indomie memang tidak akan kehilangan racikan hebatnya karena bumbu-bumbu buatan almarhumah pasti sudah ada sampelnya. Tapi, ke depan kita tidak akan melihatnya lagi melakukan inovasi-inovasi baru dalam meracik bumbu mie sehingga menghasilkan sebuah produk yang sangat handal.

Setidaknya, PT Indofood Sukses Makmur Tbk yang memproduksi Mi Goreng dan Mi Keriting Rasa Ayam Panggang tidak akan mudah mencarikan sosok penggantinya. Meskipun kelak akan ada, tetapi tetap saja ada hal yang berbeda. Dan itu, adalah sebuah kehilangan besar bagi kita, khususnya para penikmat mie buatan Indomie.

Terus terang, saya pribadi selalu menyediakan mi goreng di rumah. Kalau habis, beli lagi dan seterusnya. Pokoknya, jangan sampai mi jenis ini kosong di rumah. Pasalnya, saya yang senang begadang untuk mengetik atau pekerjaan lain seringkali merasa lapar di tengah malam. Dan kehadiran mi goreng itu, selalu saja menjadi penolong saya di malam hari.

Kini, kita telah kehilangan orang hebat di balik cita rasa sedap mie-mie buatan Indomie. Beliau meninggal pada Rabu, 27 Januari 2021 jam 02.55 WIB. Belum diketahui penyakit apa yang menyebabkan kematiannya. Yang jelas, kita benar-benar telah kehilangan akan sosoknya.

Sebab, bagi sebagian orang, terutama orang-orang kost, beliau adalah sosok pahlawan. Berkat tangan dinginnya, kita tidak lagi merasa kelaparan di tengah malam.

“Alfatihah, semoga husnul khotimah untuk Ibu Nunuk Nuraini. Terima kasih atas perjuangan dan pengabdiannya dalam meracik dan mewujudkan ragam rasa Indomie,” tulis Muljati menjawab tweet Laila Dimyati.

Masih banyak lagi ungkapan bela sungkawa yang diucapkan oleh para netizen atas kematian Ibu Nunuk yang melegenda itu. Namun, ruang yang terbatas ini tentu saja tak cukup untuk mengungkapkan semuanya. Yang jelas, banyak orang yang kehilangan atas sosoknya, termasuk saya pribadi (meski bukan teman).

Diketahui bahwa kematian Ibu Nunuk berasal dari cuitan Ibu Laila Dimyati (@lailadimyati). Beliau mentweet demikian, “Kabar lelayu. Telah berpulang ke Rahmatullah, Ibu Nunuk Nuraini, pencinta rasa Indomie yang kita kenal. Beliau meninggal tadi pagi, Rabu 27 Januari 2021 pukul 2.55 WIB. Semoga Almarhumah husnul khotimah. Aamiin.”

Saya tidak merubah apapun dari tweet Ibu Laila, demikian adanya (titik koma atau besar kecil huruf). Namun, terlepas dari semuanya itu, ada satu fakta yang membuat kita bangga sebagai orang Islam bahwa beliau adalah seorang muslimah berjilbab. Tentu, ini tidak terlalu penting untuk dibahas. Tapi, ada pesan moral yang kuat di sini bahwa muslimah berjilbab pun bisa berkiprah dalam ranah publik dan menjadi andalan perusahaan besar serta kebanggaan seluruh rakyat Indonesia.

Selamat jalan Ibu! Saya akan selalu mengenang jasa-jasamu. Tak terasa, mata saya berkaca-kaca kala menyelesaikan tulisan ini. Semoga Allah menempatkanmu pada tempat yang terbaik di sana. Al-Faatihah.

Baca Lainnya
Komentar
Loading...