Konten Ingin Dilihat Banyak Orang? Ikuti 3 Langkah Ini

Membuat konten itu sulit, tapi membuat orang lain tertarik untuk melihat konten yang Anda buat, itu pasti jauh lebih sulit.

Saat ini kita hidup di era 4.0, dimana terjadi banjir konten di banyak platform media sosial, mulai dari YouTube, Tiktok, Facebook, Instagram hingga jutaan blog online lainnya. Konten muncul tanpa mengenal waktu dan batas wilayah, setiap detik dan setiap hari.

Namun, meski tampaknya terlihat banyak konten bertebaran, baik yang memberi inspirasi, wawasan, pengetahuan ataupun harapan, tapi menurut studi ternyata 95% dari semua konten online yang ada itu tidak memiliki jangkauan yang luas bahkan “zero traffic”.

Padahal pembuatan konten sendiri sudah cukup sulit, memakan waktu, biaya dan melelahkan.

Sementara di sisi lain, media sosial sudah berisik dengan konten yang bejibun, biaya iklan berbayar juga terus meningkat dan pengguna yang mau menerima email promosi makin berkurang.

Jadi strategi apa yang masih tersisa untuk membuat konten Anda menarik dilihat orang?

Berikut ini beberapa di antaranya langkahnya:

1. Melibatkan Pakar

Kenapa seseorang disebut pakar atau ahli? Tidak lain karena dia dianggap memiliki pengetahuan tentang suatu bidang tertentu oleh publik. Namanya telah dikenal masyarakat dan itu menjadi bukti sosial.

Seorang pakar bisnis misalnya, pada dasarnya dia adalah seorang influencer. Penyebutan konten Anda di komunitas sosial mereka tentu saja dapat meningkatkan traffic dan viralitas.

Studi terbaru yang mensurvei lebih dari 1.000 pembuat konten, menyebutkan bahwa kutipan dari pakar atau ahli merupakan faktor kedua teratas untuk kesuksesan konten blog online, setelah video.

Opini yang bersumber dari seorang profesional yang telah dipercaya publik membantu membuat konten Anda menjadi kredibel. Sementara, kredibilitas adalah kekuatan utama untuk mendorong kesuksesan konten.

Saat ini, untuk menjangkau kutipan dari para pakar tentu saja jauh lebih mudah ketimbang sebelumnya.

Di samping itu, manfaat lainnya dari mengutip pakar adalah mereka yang dikutip dalam konten sering kali membagikan ulang konten tersebut kepada audiens mereka sendiri.

Ini, tentu saja bisa menambah traffic langsung atau bahkan konten Anda menjadi perhatian media pers.

2. Jangan Berhenti Bersosialisasi

Platform media sosial adalah tools yang fantastis, ia memiliki fungsi serba guna serta efektif untuk saat ini.

Tapi sekarang, media sosial menjadi lebih komersial ketimbang sebelumnya. Tingkat jangkauan organik pada platform media sosial telah berkurang demi iklan berbayar.

Di LinkedIn misalnya, sekarang postingan yang membagikan video YouTube atau postingan blog terbaru Anda ditampilkan lebih sedikit di feed. Di Facebook dan Instagram, juga tidak ada bedanya.

Sederhananya, sekarang jika Anda menyalin dan menempelkan konten Anda untuk dipromosikan di media sosial, jangkauannya sudah sangat sedikit.

Oleh karena itu, media sosial memang langkah pertama yang bagus untuk berbagi konten, tapi bukan menjadi satu-satunya langkah Anda.

Setelah berbagi di media sosial, kunjungi forum dan komunitas yang lebih nyata seperti grup Reddit, Quora, Slack, atau grup Facebook. Terlibat langsung dengan orang-orang yang nyata di sana, dengan tulus menanyakan pendapat mereka tentang konten terbaru Anda.

Dalam komunitas tersebut, Anda akan mengembangkan hubungan simbiosis mutualisme, yang secara alami mempromosikan konten Anda tanpa mengirim spam ke setiap saluran media sosial Anda.

3. Meragamkan Format Konten

Konten Anda harus lebih dari sekadar kata-kata, lebih dari sekadar video pendek, lebih dari sekadar podcast. Konten Anda harus dikembangkan dalam berbagai format variatif, yang semuanya membantu Anda mendorong lebih banyak pertumbuhan secara organik.

Membatasi kreasi Anda ke satu format justru membatasi upaya promosi Anda juga.

Misalnya, ketika Anda mempromosikan postingan teks dalam bentuk panjang di media sosial, tentu tidak akan disukai oleh pengguna yang menyukai scroll cepat. Nah, di sini Anda bisa menggantinya dengan membuat klip video 15 detik.

Mengubah konten yang Anda miliki ke dalam format yang mudah dipahami untuk setiap jaringan sosial Anda, adalah kunci keberhasilan dalam mempromosikannya.

Ubahlah posting blog yang Anda tulis menjadi cuplikan video atau foto slide. Lalu ubah foto slide itu menjadi story di Instagram. Bangun kembali Instagram story Anda menjadi umpan di Twitter.

Melakukan adaptasi dan pendistribusian konten ke berbagai platform sosial media, memiliki tujuan yang sama: mempromosikan konten Anda dengan cara pengguna mengkonsumsinya pada platform tertentu.

Saat ini, konten berperan penting dalam mengenalkan sesuatu kepada publik, dari mulai produk, konsep dan ide, sampai menjadi media dakwah. Pembuatan konten yang baik tanpa dibarengi dengan langkah-langkah promosi yang baik tentu saja akan sia-sia. Sayang kan, jika Anda sudah bekerja keras membuat konten, tapi audiens tetap juga tidak datang.

Baca Lainnya
Komentar
Loading...