Kiat Mengoptimalkan Google My Business

Apakah Anda sudah menggunakan Google My Business? Platform ini adalah rumah bagi bisnis online lokal, sebagai pusat informasi bagi calon pelanggan di wilayah sekitar.

Bagaimana cara menggunakan dan mengoptimalkan Google My Business Anda agar bisa bekerja secara efektif? Berikut sejumlah langkah, sebagaimana dikutip dari thedrum.com. Langkah-langkah ini diharapkan bisa menarik lebih banyak lagi pelanggan dalam bisnis Anda, baik secara online maupun offline.

1. Buat info bisnis yang 100 persen akurat

Informasi bisnis yang akurat, terutama nama, alamat, dan nomor telepon adalah salah satu sinyal terkuat dalam penelusuran lokal. Jadi, pastikan detail tersebut 100 persen akurat pada halaman Google My Business Anda. Informasi tersebut juga harus cocok dengan informasi bisnis yang Anda cantumkan pada situs web dan publikasi lainnya.

Ada empat bagian informasi bisnis dasar yang perlu Anda tentukan, yaitu: nama bisnis, kategori bisnis, alamat, dan area layanan.

Anda akan memilih kategori bisnis saat mulai membuat Google My Business Anda. Namun sekarang Anda juga dapat menambahkan kategori lanjutan agar membantu Google menampilkan listingan Anda ke penelusuran yang relevan dengan lebih akurat.

2. Sediakan waktu untuk mendorong kunjungan ke toko Anda

Orang-orang yang menelusuri bisnis di sekitar area Anda mungkin mencari takeaway yang buka hingga larut malam pada hari Minggu. Mencari toko-toko yang masih buka ketika dalam perjalanan pulang kantor atau toko di mana mereka dapat melihat-lihat produk sebelum benar-benar membelinya.

Artinya, Anda harus memiliki waktu buka yang akurat pada listingan Google My Business Anda agar mendapatkan pelanggan.

Google My Business selalu meminta Anda untuk mencantumkan waktu buka ke listingan Anda, dan Anda harus melakukannya. Pastikan Anda mengisinya dengan akurat dan selalu memperbaruinya, sehingga orang-orang selalu dapat mempercayai informasi di profil Anda.

Anda juga dapat melacak panggilan telepon dari Google My Business menggunakan layanan pelacakan telepon dan memasukkan kode pelacakan sebagai nomor telepon utama Anda.

Kiatnya, tambahkan nomor telepon asli Anda sebagai nomor tambahan dan pastikan nomor tersebut cocok dengan nomor yang Anda cantumkan di tempat lain. Kode area juga penting untuk menunjukkan kepada Google bahwa itu juga nomor bisnis Anda.

Anda juga bisa melacak kunjungan ke situs web milik Anda dari Google My Business dengan membuat UTM (Urchin tracking module) menggunakan Google Analytics.

Setelah itu, cukup salin URL dan tempelkan ke bagian situs web pada laman Google My Business Anda.

3. Tambahkan produk ke profil Google My Business Anda

Jika Anda menjual produk secara online atau di toko, Anda bisa menambahkannya ke profil Google My Business untuk mendorong kunjungan ke toko dan mengklik situs Anda.

Jangan lupa, Anda juga perlu memberi nama setiap produk dan memilih atau membuat kategori produk baru. Anda memiliki opsi untuk menampilkan harga atau rentang harga untuk setiap produk dan Anda dapat menambahkan deskripsi produk.

4. Menggunakan atribut untuk menonjolkan bisnis Anda

Atribut membantu pengguna memilih bisnis yang ideal untuk kebutuhan mereka, juga meningkatkan kualitas prospek yang Anda hasilkan dari Mu Google Business.

Misalnya, Anda bisa mencantumkan bahwa bisnis Anda memiliki parkir di tempat atau Wi-Fi gratis, atau yang menunjukkan tindakan Covid-19 yang Anda lakukan, seperti staf yang memakai masker dan sebagainya.

Anda juga dapat membuat daftar layanan yang bisa Anda berikan, seperti pengiriman gratis, takeaway, pengambilan di dalam toko, dan opsi lain yang dapat menarik pelanggan.

5. Optimalkan deskripsi bisnis Anda?

Deskripsi bisnis adalah salah satu dari sedikit tempat di profil Google My Business, sebagai tempat Anda dapat menjelaskan apa yang membuat bisnis Anda unik.

Anda mendapatkan 750 karakter untuk memberi tahu orang-orang mengapa mereka harus membeli dari Anda daripada di tempat lain.

Semakin banyak persaingan, maka semakin penting deskripsi Anda. Dan, pastikan Anda jujur serta fokus pada karakteristik bisnis Anda yang menarik untuk target pelanggan Anda.

Anda juga dapat mencari tahu apa yang tidak boleh disertakan dalam deskripsi bisnis Anda di halaman Bantuan My Google Business.

6. Tampilkan foto terbaik dan berkualitas

Google My Business memungkinkan Anda mengupload gambar bisnis Anda, namun sayangnya ini adalah salah satu alat yang paling kurang dimanfaatkan.

Gambar adalah citra yang dibangun pengguna tentang bisnis Anda, dan tentu saja Anda ingin memastikan foto-foto itu menciptakan kesan yang tepat.

Jadilah fotografer profesional dan unggah gambar berkualitas tinggi, seperti logo bisnis, toto sampul, bangunan eksterior, interior, produk dan layanan, serta gambar lain yang menunjukkan atribut di profil Anda.

Anda juga bisa mengupload video ke My Google Business. Jadi, pikirkan baik-baik tentang jenis pesan yang ingin Anda sampaikan, seperti riwayat perusahaan atau kompilasi video ulasan dari pelanggan yang puas dengan produk Anda.

Baca Lainnya
Komentar
Loading...