Kenapa Sistem Pendidikan Jepang Bikin Iri?

Pendidikan adalah penentu masa depan bangsa. Negara-negara maju pasti memiliki sistem pendidikan yang baik.

Dari sejumlah survei yang pernah dilakukan, negara yang kerap disebut memiliki sistem pendidikan terbaik salah satunya Finlandia. Selain Finlandia, negara lain adalah Jepang.

Sebagai negara maju di kawasan Asia, Jepang membuat iri negara lain di sekitarnya. Karena itu, negara matahari terbit itu kerap menjadi rujukan negara-negara lain, mulai tentang teknologi, industri, maupun sistem pendidikannya.

Kenapa sistem pendidikan di Jepang kerap membuat negara lain iri? Mengutip lichfieldcatedralschool.com, berikut beberapa alasannya:

1. Tata krama sebelum pengetahuan

Di sekolah Jepang, siswanya tidak mengikuti ujian apa pun sampai mereka mencapai usia 10 tahun. Mereka hanya mengikuti ujian-ujian kecil saja.

Mereka percaya bahwa tujuan 3 tahun pertama sekolah bukanlah menilai pengetahuan atau pembelajaran anak, tapi untuk membentuk perilaku yang baik dan mengembangkan karakter mereka.

Pada usia tersebut anak-anak diajar untuk menghormati orang lain dan bersikap lembut terhadap hewan dan alam. Mereka juga belajar bagaimana menjadi murah hati, penyayang, dan penuh empati.

Selain itu, siswa diajari tentang nilai-nilai seperti ketabahan, pengendalian diri, dan keadilan.

2. Sebagian besar sekolah di Jepang tidak mempekerjakan petugas kebersihan atau penjaga sekolah

Siswa di sekolah Jepang membersihkan sekolahnya sendiri. Di sana, siswa harus membersihkan ruang kelas, kafetaria, dan bahkan toilet.

Siswa dibagi menjadi beberapa kelompok kecil dan diberi tugas secara bergilir sepanjang tahun.

Mereka percaya bahwa mewajibkan siswa untuk membersihkan diri sendiri akan mengajarkan mereka untuk bekerja dalam tim dan saling membantu.

Selain itu, dengan pekerjaan menyapu, mengepel, atau mengelap membuat siswa menghargai pekerjaan mereka sendiri dan pekerjaan orang lain.

Rasa hormat terhadap lingkungan belajar adalah hal yang penting. Kelas yang menjadi rapi dan tertata dengan baik semuanya adalah peran mereka.

3. Di sekolah-sekolah Jepang, makan siang disediakan dengan menu standar

Sistem pendidikan Jepang melakukan yang terbaik untuk memastikan para siswanya makan makanan yang sehat dan seimbang.

Semua siswa makan bersama dengan guru mereka. Ini juga membantu membangun hubungan yang positif antara guru dan murid.

Percakapan yang bermanfaat selama makan, dan semua interaksi membantu membangun suasana kekeluargaan di sekolah.

4. Les setelah sekolah sangat populer di Jepang

Untuk masuk ke sekolah menengah pertama yang baik, sebagian besar siswa di Jepang mengambil sekolah persiapan atau mengikuti les setelah sekolah. Kelas-kelas les di sekolah ini biasanya diadakan pada malam hari.

Melihat anak-anak kecil kembali dari les ekstrakurikuler pada malam hari adalah hal biasa di Jepang. Pelajar Jepang memiliki 8 jam pada hari sekolah, tapi di luar itu mereka juga tetap belajar, bahkan selama liburan dan pada akhir pekan.

5. Selain mata pelajaran lokal, siswa Jepang juga belajar kaligrafi dan puisi

Kaligrafi Jepang atau Shodo dilakukan dengan mencelupkan sikat bambu ke dalam tinta dan menggunakannya untuk menulis hieroglif di atas kertas khusus.

Bagi masyarakat Jepang, Shodo merupakan seni yang tidak kalah populer dengan seni lukis tradisional lainnya. Sementara Haiku adalah puisi Jepang yang menggunakan ekspresi sederhana untuk menyampaikan emosi yang dalam kepada pembaca.

Mata pelajaran ini untuk menghormati budaya dan tradisi leluhur mereka yang telah berusia berabad-abad.

6. Semua siswa harus mengenakan seragam sekolah

Semua sekolah menengah pertama mewajibkan siswanya mengenakan seragam sekolah. Beberapa sekolah memiliki seragam sendiri. Seragam sekolah tradisional Jepang berupa gaya militer untuk anak laki-laki dan pakaian pelaut untuk anak perempuan.

Kebijakan berseragam ini dimaksudkan untuk menghilangkan sejumlah hambatan dan membuat mereka semangat belajar. Ini juga meningkatkan rasa kebersamaan diantara siswa.

Meski hidup di negara maju dan sangat industrialis, orang-orang Jepang dikenal sangat menghormati budaya dan tradisi. Mereka juga tetap menjunjung sopan santun dan keramahan khas orang Timur meski digempur modernitas.

Kuncinya adalah sistem pendidikan, yang sangat menghormati akar budaya dan tradisi, serta lebih mengutamakan tata krama ketimbang pengetahuan.

Baca Lainnya
Komentar
Loading...