Kembangkan Platform Podcast, 2 Saudara Ini Raih Investasi 2,5 Juta Dolar

Pandemi Covid-19 di satu sisi telah membawa dampak kesulitan bagi banyak orang. Tapi di sisi lain juga membawa keberuntungan bagi sejumlah orang. Salah satunya bagi dua bersaudara ini, Nadav dan Gideon Keyson.

Kedua kakak beradik itu berhasil mengembangkan sebuah platform podcasting bernama Riverside.fm sejak Maret 2020 lalu, tepat di awal pandemi. Platform ini membantu para podcaster untuk tetap menghasilkan konten podcast berkualitas tinggi meski interview dengan guest (tamu) dilakukan secara jarak jauh.

Mengutip Forbes, kini Riverside.fm telah mendapatkan gelontoran dana investasi awal hingga mencapai 2,5 juta dolar Amerika.

Pandemi dan Podcast

Tahun 2020 memang diingat sebagai tahun pandemi, tapi di tahun ini pula podcast akhirnya berkembang begitu pesat. Sebagian besar orang di banyak negara terkena imbas kebijakan lockdown atau pembatasan wilayah.

Kebijakan ini akhirnya menyebabkan banyak orang beralih ke podcast untuk mendapatkan hiburan, informasi, dan koneksi mereka dengan orang lain ketika sekian lama tidak dapat bersosialisasi, atau sudah bingung dengan semua yang ditawarkan oleh Netflix.

Beberapa program podcast terbaik banyak lahir di tahun 2020, melibatkan sejumlah pelaku bisnis, selebriti, merek, hingga politisi yang mencari cara baru untuk terhubung dengan audiens atau pasar mereka.

Beberapa podcast di dunia bahkan tumbuh begitu besar hingga mereka memasuki program utama industri hiburan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Dengan demikian tidak diragukan lagi bahwa podcasting adalah bisnis dengan potensi besar.

Bermula dari Problem Jarak

Memulai podcast memang sangat mudah, beberapa orang hanya perlu mikrofon dan kamera, lalu tinggal streaming ke YouTube. Sebagian orang lagi menambahkan dengan beberapa perangkat lunak untuk melakukan editing agar hasilnya lebih bagus. Tapi, podcast terbaik adalah dialog, bukan monolog, di sinilah narasumber diperlukan.

Semakin menarik narasumbernya, maka semakin besar pula kemungkinan podcast akan viral. Kecuali jika memang podcasternya seorang yang sudah mempunyai daya tarik tersendiri, serta punya banyak ide untuk membuat obrolan yang selalu menarik. Tapi tetap saja pada akhirnya mereka membutuhkan juga narasumber untuk diajak ngobrol.

Masalahnya, tidak semua narasumber memiliki tempat tinggal yang dekat sehingga mudah untuk didatangi. Jika narasumbernya bisa didatangi, podcaster diuntungkan, mereka cukup membawa alat perekam untuk mendapatkan podcasting yang bagus.

Tapi bagaimana jika sebagian besar narasumber tinggal cukup jauh sehingga tidak dapat bertemu langsung. Terlebih di masa pandemi seperti sekarang, dimana pertemuan tatap muka bahkan tidak memungkinkan.

Mereka dapat mencoba mewawancarai narasumber melalui telepon atau Zoom, tapi kualitas suara dan gambarnya akan terkompresi, belum lagi harus menghadapi kendala lain seperti gangguan internet di pihak narasumber, dan lain sebagainya.

Mungkin ada juga yang mencoba meminta narasumber merekam percakapan mereka dengan perekam audio atau kamera video berkualitas baik untuk dikirim lewat email setelahnya. Cara inilah yang banyak dilakukan beberapa podcaster ternama.

Mereka mewawancarai narasumber melalui Zoom atau Skype dan narasumber tersebut akan merekam semuanya lalu mengirim filenya. Podcaster kemudian menggabungkan dua bagian percakapan mereka.

Metode ini bisa berjalan mulus tapi bisa juga mengalami kendala. Bagaimana misalnya, sang podcaster bisa memastikan audio atau gambarnya memiliki kualitas yang cukup tinggi, ketika yang merekam adalah narasumber?

Apakah narasumber itu memiliki keterampilan teknis untuk merekam dan mengunggah file video dan audio?

Nah, platform yang dibuat dua bersaudara ini mampu menjawab permasalahan yang dihadapi para podcaster. Dengan platform ini, mereka dapat melakukan semua proses tersebut dengan mudah.

Riverside.fm

Riverside.fm merupakan layanan podcasting yang dikembangkan dua bersaudara asal Amsterdam. Nadav Keyson saat ini tengah mengejar gelar MBA-nya di sana, sementara sang adik laki-lakinya, Gideon, berada di Tel Aviv, mengejar gelar sarjana dalam bidang mikrobiologi. Gideon adalah seorang yang jenius di bidang komputer.

Awalnya, dua bersaudara itu mendapatkan ide menggunakan browser web untuk melakukan percakapan dua arah untuk membuat podcast melalui Internet.

Alih-alih mendapat hasil rekaman di akhir serta harus menggunakan audio dan video terkompresi dengan beberapa gangguan, Gideon menemukan cara untuk merekam file secara otomatis di komputer host dan mengunggahnya secara otomatis dengan suara dan visual berkualitas tinggi.

Dengan Riverside.fm, podcaster bisa menampung hingga 7 narasumber hanya dengan mengirimkan tautan melalui email yang dapat dibuka menggunakan browser Google Chrome.

Dengan menggunakan Riverside.fm, para narasumber dan podcaster dapat terus mengobrol, dan di akhir percakapan mereka, setelah jeda yang sangat singkat selama beberapa detik, file akan langsung diunggah dari masing-masing komputer host ke komputer podcaster. Semua terjadi secara cepat. Editor podcast pun dapat memiliki video berkualitas tinggi dengan resolusi hingga 4K.

Bagusnya lagi, file tersebut diklaim aman dan tidak akan pernah hilang. Untuk audio dapat direkam dengan kualitas 16-bit 48kHz yang cukup untuk memastikan podcast terdengar profesional. Video ditransfer dalam kualitas 4K tanpa buffering.

Keyson bersaudara mengklaim saat ini sudah memiliki klien seperti Hillary Clinton, Disney, Bloomberg, Verizon, Marvel, bahkan Spotify yang terdaftar sebagai pengguna Riverside.fm.

Layanan tersebut berfungsi pada Chrome versi Windows atau macOS, tapi Nadav mengklaim bahwa mereka sudah menyiapkan 90% untuk versi iOS dan Android, yang memungkinkan para narasumber bergabung dengan podcast dari mana saja, hanya dengan smartphone.

Kakak beradik itu bahkan memiliki rencana untuk memperluas fitur Riverside.fm sehingga menjadi alat podcasting terbaik, tetapi semua masih rahasia.

Model bisnis Riverside.fm ini melibatkan para podcaster yang berlangganan secara berjenjang tergantung pada berapa jam yang mereka butuhkan setiap bulannya, dan apakah mereka ingin memasukkan video ke podcast mereka.

Biaya berlangganan saat ini mulai dari USD 19 per bulan untuk audio dari 5 hingga 10 jam per bulan dengan hasil audio dan video berkualitas tinggi.

Untuk langganan level teratas juga mencakup 3 jam live streaming ke Twitter, YouTube atau Facebook dan memungkinkan panggilan langsung.

Saat ini Nadav dan Gideon memutuskan untuk mengambil cuti dari studi di universitas mereka untuk fokus pada bisnis. Mereka bahkan berhasil membiayai perusahaan dengan investasi awal USD 2,5 juta dari investor Silicon Valley, Oren Zeev.

Kehebatan teknis yang dimiliki Gideon serta pemasaran yang baik oleh Nadav adalah mesin di balik bisnis keduanya.

Baca Lainnya
Komentar
Loading...