Istiqlal Canangkan Wakaf Energi untuk Operasional Listrik

Belum lama ini Masjid Istiqlal mencanangkan program baru bernama Wakaf Energi. Program ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan operasional listrik masjid yang membutuhkan biaya yang sangat besar.

Sebagaimana diketahui bahwa Masjid Istiqlal telah membangun Panel Surya (listrik tenaga surya) sejak September 2020 untuk memenuhi kebutuhan operasional listrik masjid yang memang besar. Ada sekitar 506 panel surya yang akan dipasang di atap masjid dengan total daya sebesar 150.000 watt. Semua itu membutuhkan biaya tambahan sebesar Rp14 miliar.

Baca juga: Dakwah dan Pendidikan Wajib Gunakan Teknologi
Imam Besar Masjid Istiqlal KH Nasaruddin Umar mendukung penuh program Wakaf Energi yang diharapkan juga bisa menjadi trend setter pengelolaan masjid dan rumah ibadah lainnya.

“Energi sekarang begitu mahal tetapi ternyata ada cara yang murah dengan sentuhan teknologi. Kreasi-kreasi anak bangsa kita insya Allah mampu menciptakan tujuan tersebut,” kata KH Nasaruddin dalam launching Wakaf Energi secara virtual, Kamis (4/3/2021).

Menurutnya, program Wakaf Energi ini lahir dari pikiran-pikiran cerdas.

“Wakaf adalah tabungan akhirat ya, bahasa singkatnya seperti itu. Kalau kita bicara wakaf, ada sejumlah unsur yang ada di dalamnya ada wakif yaitu pemberi wakaf,” ujarnya lebih lanjut.

Melihat urgensinya, KH. Nasar pun menganjurkan umat untuk menyukseskan program ini.

“Berwakaflah walaupun hanya satu lembar genteng atau satu sak semen. Walaupun kecil, tetapi besar bagi umat dan tentu akan mendapat rewarding dari Allah SWT,” ucapnya.

KH Nasaruddin menekankan bahwa Masjid Istiqlal bukan hanya untuk Istiqlal saja tetapi untuk seluruh bangsa dan negara.

CEO Nasaruddin Umar Office (NUO) Faried F Saenong mengatakan bahwa program Wakaf Energi ini dijalankan dengan menggandeng platform penggalan dana KitaBisa dan WIKA Industri Energi.

“Kita berharap bisa terkumpul Rp14 miliar untuk menambah solar panel yang ada di Masjid Istiqlal dan kemudian menutup semua kebutuhan listrik,” pungkas Saenong.

Baca Lainnya
Komentar
Loading...