Ini Tips Mengelola Tim dari Jarak Jauh

Kebiasaan baru untuk bekerja dari rumah sudah berlangsung lebih dari setahun selama pandemi. Hal ini membuat siapa pun yang berperan sebagai kepala atau manajer tim belajar banyak hal. Mengelola diri sendiri dan mengelola orang lain dari jarak jauh. Bukan sesuatu yang mudah, pasti.

Sekarang, seorang manajer hanya bisa melihat sekilas kehidupan rekan kerja mereka melalui video call atau rapat virtual.

Bekerja dari rumah di satu sisi ada positifnya, karena memiliki waktu ekstra untuk keluarga. Tapi tantangan juga berat, karena harus mampu mengelola batas-batas antara pekerjaan dan kehidupan pribadi. Selain itu, rapat-rapat juga terkadang bisa dimulai lebih awal, dan jadwal kerja bisa tak terbatas, hingga larut malam.

Untuk sebagian orang, kerja dari jarak jauh sangat sulit, tantangannya begitu banyak, termasuk karena terisolasi, kehilangan fokus, serta kurangnya visibilitas.

Sebagai manajer tim, tentu harus tahu tantangan apa saja yang dihadapi oleh tim selama bekerja dari jarak jauh. Tugas seorang manajer adalah menyingkirkan sebanyak mungkin hambatan, membantu anggota tim merasa selalu terhubung, dan mendorong hasil yang positif. Memang tidak mudah di tengah pandemi yang berkepanjangan ini.

Bagaimana kita mampu mengelola tim, pada saat satu-satunya kepastian adalah ketidakpastian? Mungkin ini pertanyaan besarnya.

Berikut ini beberapa tips, dikutip dari The Ledders, yang mungkin dapat membantu Anda mengelola tim dari jarak jauh agar tetap membuat mereka terinspirasi.

1. Terhubung dengan tim secara teratur

Luangkan waktu untuk terhubung dengan anggota tim secara individu, dan tanyakan bagaimana kabar mereka, baik harian atau mingguan, sesuai kebutuhan.

Rapat rutin akan memberikan stabilitas. Tapi pikirkan juga tentang mengatur pertemuan informal untuk memberi anggota tim kesempatan mengobrol tentang hal-hal yang lebih pribadi. Jangan lupa, membatalkan rapat di menit-menit terakhir dapat berdampak negatif bagi sebagian anggota tim.

2. Membaca bahasa tubuh lewat Zoom

Karena tidak bertemu langsung, anggota tim memiliki kesempatan lebih sedikit untuk membaca bahasa tubuh di antara mereka. Tapi Anda masih bisa menangkap isyarat non-verbal itu selama video call. Tim Anda juga bisa membaca bahasa tubuh Anda. Jadi, jangan lupa untuk hadir dalam meeting virtual itu sepenuhnya.

3. Memimpin dengan empati

Jadilah sahabat dan mentor yang penuh empati untuk rekan satu tim. Akui stres, dengarkan kecemasan, dan berempatilah. Sebab hidup semua orang saat ini telah “dijungkirbalikkan” oleh keadaan, dan setiap orang kadang kala berurusan dengan berbagai hal yang berbeda.

4. Berbagi tentang keadaan

Kolega Anda mungkin mengharapkan support dan keyakinan dari Anda, tapi Anda tidak harus punya semua jawaban. Berbagilah soal situasi, misalnya tentang pandemi yang sedang berlangsung, situasi ekonomi, politik, dan sosial yang semakin menantang.

5. Terinspirasi dan menginspirasi

Tugas manajer adalah menginspirasi, tapi untuk menjaga tim agar tetap termotivasi dari jarak jauh adalah tugas yang menantang.

Memberikan tantangan kreatif mingguan misalnya, adalah cara yang bagus untuk melibatkan tim Anda.

Menyisihkan waktu khusus bagi tim untuk membaca lalu berbagi pengetahuan juga sangat bermanfaat. Di sejumlah perusahaan ada hari-hari khusus untuk semacam “Fresh Thinking Mornings”. Misal, setiap hari Rabu untuk berpikir kreatif dan saling menginspirasi.

6. Menetapkan batasan untuk Anda dan tim

Zoom itu bisa melelahkan. Karena itu, tidak apa-apa jika ada orang yang tidak ingin selalu berada di depan kamera. Berilah anggota tim opsi untuk mematikan kameranya untuk beberapa rapat internal. Tujuannya, agar dia bisa istirahat.

Rapat virtual seharian terkadang menguras tenaga. Luangkan waktu sebentar, agar anggota tim Anda dapat merefresh diri, di antara rapat, untuk makan siang atau berjalan-jalan sebentar. Tanyakan juga tentang keseimbangan kehidupan kerja mereka, pasti mereka akan menghargai bahwa Anda peduli.

7. Tetap optimis

Berfokuslah pada kekuatan dan solusi. Perhatikan tujuan besar Anda dan aktif mencari peluang untuk meraih kesuksesan tim, besar atau kecil. Luangkan waktu untuk secara teratur merenung bersama, mengakui seberapa jauh pencapaian Anda. Dan, yang terpenting adalah tetap berpikir positif, dan menyadari bahwa Anda dan tim Anda semua selalu bersama-sama.

Pandemi Covid-19 telah memberi kita pelajaran tentang betapa berharganya melakukan manajemen tim yang baik, sampai kehidupan kembali normal.

Baca Lainnya
Komentar
Loading...