Ini Nama Lain Malam Nishfu Syaban yang Jarang Diketahui

Malam Nishfu Sya’ban punya banyak nama. Sebagian ulama menamai malam pertengahan Sya’ban ini dengan nama-nama sesuai keadaannya. Sudah lazim diketahui, bahwa banyaknya nama bagi sesuatu menandakan kemuliaannya. Lalu apa saja nama lain dari malam Nishfu Syaban ini?

Berikut sebagian nama lain malam nishfu syaban yang dikutip dari Kitab Madza Fi Sya’ban karya Syekh Sayyid Muhammad bin Alawi Al Maliki.

Lailah Mubarakah (الليلة المباركة)

Malam nishfu Sya’ban ialah malam yang memiliki keberkahan, atau malam yang mengandung keberkahan atau mengundang datangnya keberkahan dari Allah Swt.

Lailatul Qismah (ليلة القسمة)

Malam ini dinamai sebagai malam pembagian. Yakni pembagian rezeki dan taqdir. Pada malam inilah dicatat ajalnya siapa yang akan wafat dari Syaban ke Syaban.

Lailatul Takfir (ليلة التكفير)

Malam ini bisa menghapus dosa selama setahun, maka dinamainya malam penghapusan. Sebagaimana malam Jumat menghapus dosa selama seminggu dan malam Lailatul Qadr menghapus dosa sepanjang umur. Sebagaimana disebutkan Taqiyuddin As Subki dalam tafsirnya.

Lailatul Ijabah (ليلة الاجابة)

Malam nishfu Sya’ban adalah malam terkabulnya doa. Sebagaimana diriwayatkan dari Ibnu Umar Ra, dia berkata, ada lima malam dimana doa tidak akan ditolak di dalamnya. Malam Jum’at, malam awal Rajab, malam nishfu Sya’ban, malam lailatul Qadr, dan malam dua ied (Idul Fitri dan Idul Adha).

Lailatul Hayah wa Lailatu I’edil Malaikah (ليلة الحياة وليلة عيد الملائكة)

Malam ini dinamai Lailatul Hayah dan Ied-nya Malaikat karena ada dua malam Ied bagi malaikat sebagaimana Ied bagi kaum muslim yakni Iedul Fitri dan Iedul Adha. Sedangkan Ied nya malaikat ialah malam Bara’ah, yakni malam nishfu Sya’ban dan malam Lailatul Qadr. Hal ini sebagaimana disebutkan oleh Abu Abdillah Thahir bin Muhammad bin Ahmad Al Haddady dalam kitab ‘Uyunul Majelis.

Foto: Bruno Scramgnon.

Selain itu ada lagi julukan untuk malam nishfu Sya’ban ini seperti Lailatul Syafa’ah (malam pertolongan), Lailatul Bara’ah wa Lailatush Shak (malam pembebasan dan malam pencatatan), Lailatul Jaizah (malam Penghargaan), Lailatur Rajhan (malam keunggulan), Lailatur Ta’dzim (malam pengagungan), Lailatul Qadr (malam ketentuan), Lailatul Ghufran (malam ampunan).

إِنَّ اللَّهَ لَيَطَّلِعُ فِي لَيْلَةِ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ، فَيَغْفِرُ لِجَمِيعِ خَلْقِهِ إِلَّا لِمُشْرِكٍ أَوْ مُشَاحِنٍ رواه ابن ماجه

Sesungguhnya Allah memperkenalkan diri di malam Nisfu Syaban, maka Dia mengampuni semua makhluk-Nya, kecuali yang musyrik atau yang bermusuhan. (HR. Ibnu Majah).

Malam Nisfu Syaban juga masuk dalam keumuman hadis berikut.

“Allah Swt Tuhan kami ‘turun’ setiap malam ke langit dunia. Ketika tersisa sepertiga malam terakhir. Allah berkata: siapa yang berdoa pada-Ku maka akan aku kabulkan baginya. Siapa yang meminta pada-Ku, maka akan aku beri dia. Siapa yang memohon ampunan-Ku, maka Aku ampuni dia.” (HR. Bukhari).

Baca Lainnya
Komentar
Loading...