Ini Dia, 6 Tips Cepat Belajar Keterampilan Baru

Pandemi Covid-19 membuka mata banyak orang akan pentingnya teknologi. Sebagian besar orang, saat ini telah “dipaksa” untuk menyesuaikan diri dalam penggunaan teknologi, khususnya teknologi informasi dan komunikasi, baik untuk bekerja maupun berbisnis.

Ada orang-orang yang cepat menyesuaikan diri, tapi ada pula yang lamban bahkan tidak bisa mengikuti sama sekali, mengingat perkembangan teknologi IT ini terbilang sangat cepat.

Dapat dikatakan, setiap hari ada saja perkembangan baru. Bagi orang yang baru melek IT tentu saja ini menjadi masalah tersendiri.

Padahal, untuk mencapai kesuksesan, orang harus mampu menyelaraskan diri dengan apa yang saat ini banyak dilakukan orang.

Ini berlaku dalam dunia kerja profesional, bisnis, pendidikan, bahkan dakwah sekalipun. Misalnya, saat ini jika dunia dakwah dan para dai tidak mampu bergerak cepat dalam penguasaan teknologi informasi, jagat dunia maya yang didominasi milenial, bisa saja dikuasai oleh narasi dan konten yang kurang sesuai dengan ajaran agama. Fenomena ini sudah tampak jelas.

Memang banyak skill atau keterampilan baru yang harus dikuasai, minimal dipahami. Bukan hal yang mudah, tentu saja. Tapi bukankah agama mengajarkan, bahwa kewajiban kita belajar adalah dari sejak lahir hingga ajal. Jadi, sebetulnya tidak ada alasan untuk berhenti mempelajari hal-hal baru.

Seorang copywriter profesional asal Amerika, Tam Henderson, sebagaimana dikutip Forbes, memberikan sejumlah tips bagaimana agar seseorang bisa dengan cepat menguasai skill atau keterampilan baru.

Keterampilan baru, seperti berbagai hal yang terkait teknologi informasi saat ini sungguh dibutuhkan, karena dalam situasi pandemik ini, kita dipaksa untuk bekerja, rapat, mengajar, berjualan dan melakukan aktivitas lain dari jarak jauh.

Berikut ini tips-tipsnya:

1. Waktu Anda adalah Uang

Mempelajari keterampilan baru memang membutuhkan tambahan waktu. Tapi, jika Anda tidak mau mengorbankan waktu, dengan alasan kesibukan dan lain sebagainya, bagaimana Anda punya waktu untuk belajar?

Berdasarkan pengalamannya, seseorang yang ingin cepat menguasai skill baru, harus memperlakukan waktu seperti halnya uang.

Setiap malam, Tam “menganggarkan” dua hingga tiga jam untuk belajar hal-hal baru, untuk meningkatkan skillnya sebagai seorang copywriter. Untuk diketahui, Tam sebelumnya seorang karyawan kantor yang sama sekali tidak bekerja di bidang copywriter. Jadi, praktis ini keterampilan baru bagi dirinya.

Waktu dua hingga tiga jam sehari mungkin sangatlah sedikit, ketimbang banyaknya waktu yang terbuang percuma. Menghabiskan “anggaran” berupa waktu barangkali hanyalah pertukaran kecil untuk potensi keuntungan jangka panjang yang bisa mengubah hidup Anda.

Saat ini ada banyak cara untuk membantu Anda memprioritaskan waktu sebaik mungkin. Seperti aplikasi kalender, software penjadwalan, dan lain-lain. Gunakan itu semua untuk sebisa mungkin memanajemen waktu Anda.

2. Temukan Cara Paling Efisien untuk Belajar

Tiap orang mungkin memiliki cara berbeda-beda dalam menemukan kenyamanan belajar. Ada yang suka belajar dari membaca, ada yang menonton video, ada juga yang harus dengan bimbingan mentor.

Carilah metode belajar untuk diri Anda sendiri yang paling efisien. Tanyakan pada diri Anda, apakah lebih suka membaca atau menonton video? Apakah lebih suka bantuan mentor atau belajar mandiri? Dan seterusnya. Juga pertimbangkan, berapa banyak waktu yang Anda miliki? Lalu, sesuaikan.

Sangat penting untuk memilih format yang paling memotivasi dan efektif bagi Anda.

3. Hasilkan Sesuatu Saat Anda Sedang Belajar

Ada pepatah mengatakan, “Anda tidak bisa belajar berenang di perpustakaan”. Maknanya, praktik itu adalah hal yang penting. Tidak mungkin orang bisa berenang hanya dengan membaca buku, ia harus segera “nyemplung” ke kolam renang.

Memang terdengar mengerikan, “menghasilkan sesuatu, padahal masih belajar.” Tapi inilah salah satu cara untuk memberi keyakinan diri, bahwa Anda layak di pekerjaan dengan skill baru ini. Anggap saja Anda sedang magang. Sebuah kesempatan untuk belajar sambil aplikasi langsung, bukan hanya sekadar teori.

4. Persingkat Pembelajaran Anda dengan Mini Kursus Gratis alias Podcasts

Podcast saat ini tengah menjadi tren pembelajaran atau mini kursus yang efektif, caranya praktis cukup sambungkan earphone Anda lalu dengarkan. Hebatnya lagi, Anda bisa melakukannya dengan bepergian. Ini tentu mengatasi problem bagi yang kekurangan waktu.

Podcast mengenai poin-poin dalam buku tertentu, yang sudah disaring menjadi 1 jam misalnya, bisa menjadi alternatif dalam mempelajari skill-skill baru.

5. Mentor Efektif adalah Sesama Pembelajar

Banyak orang menghabiskan banyak waktu untuk belajar pada sekian banyak mentor senior. Memang, pasti ada hasilnya.

Tapi ternyata, kadangkala pembelajaran lebih efektif justru ketika Anda belajar kepada sesama pembelajar yang satu level, atau kemampuannya hanya di atas Anda sedikit saja.

Obrolan informal, misalnya dalam seminggu sekali untuk membahas masalah tertentu yang Anda miliki, bisa didiskusikan satu sama lain.

6. Jangan Pernah Berhenti di Jalur yang Sekarang Anda Jalani

Menggeluti keterampilan baru memang kerap membuat orang takut dan goyah. Butuh keyakinan tinggi untuk mengatasinya. Rasa minder sejatinya adalah emosi yang sangat alami.

Beberapa hal mungkin bisa Anda lakukan. Seperti menulis daftar pro dan kontra terkait keterampilan baru yang tengah Anda geluti.

Misalnya, pertama tuliskan tentang apa saja yang Anda takuti dengan bergelut di keterampilan baru Anda. Lalu, tuliskan pula hal-hal positif yang yang bisa berdampak bagi hidup Anda seperti suasana hati, kesehatan, energi, dan sebagainya.

Apakah yang positif lebih penting daripada yang negatif? Dan apakah ketakutan Anda mulai terlihat tidak rasional?

Melihat hal-hal di atas kertas itu, terkadang dapat membantu kita mengatasi rasa takut yang tidak dapat dibenarkan.

Baca Lainnya
Komentar
Loading...