Ini Dia 4 Ide Teratas Tentang Video Pemasaran

Beberapa tahun ke belakang strategi pemasaran melalui video menjadi tren. Konon, sekitar 85 persen konsumen lebih menginginkan melihat video tentang suatu produk ketimbang lewat media lainnya.

Jadi, sepertinya pembuatan konten video untuk pemasaran tidak akan surut dalam waktu dekat.

Meski saat ini konten video menjadi alat pemasaran yang efektif, namun banyak orang masih menganggap proses pembuatannya tidak mudah dan mahal, apalagi jika kontennya lumayan sulit.

Nah, jika Anda bertanya-tanya dari mana harus mulai, 4 ide berikut ini mungkin bisa membantu Anda yang baru mulai mencoba membuat video untuk pemasaran produk Anda, dikutip dari jeffbullas.com.

1. Video penjelasan (deskripsi)

Seorang calon konsumen perlu diberi tahu tentang apa yang akan mereka beli. Karena itu, penjelasan atau deskripsi sangat menentukan apakah mereka akan membeli atau tidak.

Video bersifat deskriptif adalah cara terbaik untuk memberi tahu apa yang dilakukan produk Anda, siapa Anda, apa nilai Anda, apa yang didapat pelanggan dari bekerja sama dengan Anda, dan lain sebagainya.

Namun masalahnya, rata-rata video deskriptif berdurasi cukup pendek. Padahal, deskripsi yang Anda ingin sampaikan cukup banyak. Tentu tidak mudah untuk mengkompromikannya.

Ini model video yang agak profesional. Anda mungkin bisa membuatnya sendiri. Tapi, menggunakan jasa pihak ketiga tentu pilihan yang masuk akal jika Anda tidak mampu mengerjakannya sendiri.

Video deskripsi yang bagus menceritakan kisah Anda dengan cepat dengan merangkum poin-poin utama yang perlu diketahui oleh pelanggan sebelum mereka membeli.

2. Video testimonial

Bukti sosial adalah salah satu konsep yang paling kuat dalam pemasaran, dan telah dibuktikan selama beberapa dekade.

Sederhananya, kita suka mendengarkan tentang produk atau layanan dari orang lain sebelum membuat keputusan untuk membelinya.

Membuat video testimoni sebagai bentuk bukti sosial merupakan ide yang brilian.

Menurut Forbes, 70 persen marketing profesional menyatakan, video lebih baik untuk diterima ketimbang format lain, dan terutama video testimonial.

Kabar baiknya lagi, video testimonial bisa berupa rekaman sederhana dari salah satu pelanggan Anda yang berbicara tentang betapa mereka menyukai apa produk Anda.

Menurut para marketing profesional, keunggulan video testimonial adalah: murah, mudah dibuat, bisa dibuat di rumah, tidak perlu outsourcing serta dapat digunakan kembali untuk berbagai platform (website, media sosial dan iklan).

Yang diperlukan hanyalah menemukan pelanggan yang sangat senang dengan produk Anda sehingga mereka bersedia duduk dan merekam diri mereka sendiri selama sekitar dua menit. Tidak perlu mengedit terlalu rumit, sebab intinya hanyalah pelanggan yang berbicara, hanya itu.

3. Membuat video tutorial

Salah satu cara efektif melakukan pemasaran lewat video adalah menggunakan tutorial. Anda bisa merekam demo cara kerja produk Anda, menjelaskan cara kerja fitur tertentu.

Manfaatnya, pertama, Anda akan menunjukkan kepada calon pelanggan bagaimana produk Anda bekerja bahkan sebelum mereka mencobanya.

Kedua, menurut penelitian terbaru, 40 persen pelanggan lebih suka menyelesaikan masalah dengan menggunakan layanan mandiri ketimbang menghubungi costumer service (CS).

Ini berarti, video tutorial tidak hanya akan meningkatkan keinginan calon konsumen, tapi juga meningkatkan kepuasan pelanggan.

4. Membuat video live

Hingga beberapa tahun yang lalu, melakukan video live masih tidak praktis dan sangat sedikit bisnis yang mencoba melakukan pemasaran lewat ini.

Tapi saat ini, platform seperti Facebook, Instagram, YouTube, dan lainnya memungkinkan siapa pun untuk melakukan live video dengan mudah.

Jika Anda mempertimbangkan video live sebagai cara untuk tampil di depan audiens, Anda seharusnya memasukkannya ke dalam bauran pemasaran Anda.

Menurut Livestream, 80 persen konsumen lebih suka menonton video live dari suatu merek ketimbang membaca blognya. Selain itu, 82 persen orang lebih suka menonton video daripada jenis konten lainnya di media sosial.

Alasan lain adalah interaksi. Saat konsumen menonton, mereka dapat meninggalkan komentar. Semakin spontan video live maka akan semakin sukses.

Keuntungannya, cukup hemat biaya, karena yang Anda butuhkan hanyalah kamera yang bagus dan waktu yang cukup panjang untuk mempromosikan secara streaming agar mendapatkan pemirsa sebanyak mungkin.

Baca Lainnya
Komentar
Loading...