Ini 7 Peran Ayah yang Penting bagi Buah Hati

Untuk kamu yang akan menjadi seorang ayah, atau sedang mengalami peran baru sebagai seorang ayah. Maka kamu perlu tahu 7 peran ayah yang penting bagi buah hati ini.

1. Pemimpin

Saat kamu menjadi ayah, maka kamu menjadi orang yang paling bertanggung jawab dalam keluarga. Kemana arah dan tujuan keluarga dibawa, tergantung denganmu. Anak juga akan selalu melihat bagaimana saat kamu mengambil keputusan dan memimpin musyawarah dalam keluarga.

2. Pelindung

Setiap anggota keluarga membutuhkan keamanan. Maka sebagai pelindung, pastikan istri dan buah hati dalam keadaan terlindungi dari aneka marabahaya dan tindak kejahatan. Kamu harus senantiasa memohon kepada Allah keselamatan dan keamanan serta perlindungan secara lahir dan batin.

3. Pendidik dan Pembimbing

Peran ini amat penting bagi pertumbuhan sang buah hati. Misalnya, bagaimana Ayah membimbing anak belajar di setiap proses tumbuhnya. Mengajarinya berwudhu, shalat, hingga makan dan minum dengan etika yang benar. Kamu juga perlu selalu mengenalkan Allah dalam setiap aktifitas anak dengan mengajarinya berdoa atau saat mengobrol santai.

4. Pemberi Kasih Sayang dan Perhatian

Ayah yang baik adalah yang penuh kasih sayang dan perhatian pada anak-anaknya. Anak akan senang dan bahagia memiliki ayah yang selalu memeluk dan mencium buah hatinya. Anak yang diberi perhatian dan kasih sayang akan tumbuh rasa hormat dan kepercayaan dirinya.

5. Teman Bermain

Dunia anak adalah dunia bermain. Jangan lewatkan kesempatanmu untuk bermain asyik dengan anakmu. Kedekatan secara emosional antara ayah dan anaknya kerap kali terjalin saat bermain. Ayah yang suka bermain dengan buah hatinya akan senantiasa ditunggu kehadirannya.

6. Teladan

Anak akan selalu meneladani orang-orang di dekatnya. Kamu harus sadar bahwa setiap ucapan dan perbuatan kamu akan ditiru dan diteladani oleh buah hatimu. Kalau kamu ingin anakmu shalih atau shalihah, maka kamu harus jadi shalih terlebih dahulu.

7. Penyedia Kebutuhan

Sudah menjadi kewajiban bagi ayah mencukupi aneka kebutuhan bagi keluarga. Kebutuhan bagi anak bukan hanya yang bersifat fisik seperti makanan dan pakaian. Anak juga perlu dipenuhi kebutuhan ruhaninya, mulai dibimbing menjalankan ajaran agamanya serta kebutuhan emosionalnya untuk selalu disayangi secara bijak.

Baca Lainnya
Komentar
Loading...