Ini 11 Keistimewaan Shalawat di Bulan Sya’ban (Bagian 1)

Bulan Syaban dikenal sebagai bulannya shalawat atas Nabi Muhammad Saw (Syahrus Shalah ‘Alan Nabiy). Dinamai bulan shalawat lantaran pada bulan inilah perintah bershalawat turun pada umat Nabi Muhammad Saw.

Syekh Izzuddin bin Abdissalam mengungkapkan hakikat shalawat. Menurutnya, shalawat itu bukan demi memberikan syafaat bagi Baginda Nabi Saw. Tapi sebagai balas jasa atas budi baik, anugerah, perjuangan, keutamaan, dan keihsanan beliau kepada umat manusia.

Betapapun kita mencoba membalas jasanya, memberi penghargaan kepadanya, itu tak akan cukup untuk membalas kebaikan beliau. Oleh karenanya, Allah memerintahkan kita bershalawat kepada Rasulullah Saw.

Bershalawat itu sejatinya kita memohon kepada Allah agar Beliau langsung yang membalas kebaikan utusan-Nya itu, karena kita tak mungkin sanggup. Kendati demikian, dengan bershalawat justru kebaikan, rahmat, keutamaan, ganjaran akan kembali kepada siapa yang bershalawat bahkan berkali-kali lipat.

Lalu apa saja keutamaan bershalawat kepada Nabi Muhammad Saw?

Ada sebelas keutamaan yang ditulis oleh Syekh Sayyid Muhammad bin Alawi dalam kitab Ma Dza Fi Sya’ban.

Pertama, Allah memberikan rahmat sepuluh kali lipat

Siapa yang bershalawat kepada Nabi Saw, maka Allah bershalawat (memberikan rahmat) kepadanya sepuluh kali lipat sebagaimana hadis yang diriwayatkan Imam Muslim dan Ashabus Sunan.

Kedua, Rasulullah mendoakannya

Dari Anas bin Malik, Rasul bersabda: “siapa yang bershalawat kepadaku, shalawatnya sampai padaku, dan aku bershalawat padanya (mendoakannya) dan dicatat baginya sepuluh kebaikan” (HR. Thabrani dalam Kitab Al Awsath).

Ketiga, Malaikat akan mendoakannya

Dari Anas bin Malik, Rasul bersabda: perbanyaklah bershalawat padaku di hari Jum’at. Malaikat Jibril barusan mendatangiku dari Tuhannya. Kemudian, Jibril berkata: tidaklah seseorang bershalawat kepadamu satu kali, kecuali aku dan para malaikat bershalawat (mendoakannya) sepuluh kali baginya. (HR. Thabrani).

Foto: Akos Szabo.

Dalam hadis lain disebutkan, siapa yang bershalawat pada Nabi satu kali, maka Allah dan para malaikat-Nya bershalawat padanya tujuh puluh kali ( yakni memberikan rahmat dan mendoakan serta memohonkan ampun). (HR. Ahmad)

Keempat, diangkat derajatnya, ditambah kebaikannya, dihapus keburukannya

Hal tersebut sebagaimana diriwayatkan oleh Imam An Nasai, At Thabrani, Al Bazzar. Nabi bersabda: “Siapa yang bershalawat padaku dari umatku serta tulus dari qalbunya, maka Allah membalas shalawatnya sepuluh kali, Allah angkat sepuluh derajat, Allah catatkan baginya sepuluh kebaikan, dan Allah hapuskan baginya sepuluh keburukannya sebagaimana tercantum dalam kitab At Targhib.

Baca Lainnya
Komentar
Loading...