Ingin Punya Anak Saleh? Ini 5 Hal Yang Perlu Diperhatikan

Anak yang saleh tentu menjadi idaman dan keinginan semua orang. Anak yang saleh merupakan aset dan investasi bagi orang tua tatkala di dunia dan di akhirat. Ia adalah pelanjut nama baik keluarga, yang meneruskan nilai-nilai kebaikan yang ditanamkan dalam keluarga. Untuk mewujudkannya pasti memiliki tantangan, terlebih di era digital saat ini.

Lalu apa saja yang perlu diperhatikan saat mendidik dan mengasuh anak agar menjadi anak saleh di zaman now.

1. Komitmen dan kesepakatan

Anak yang diasuh dengan kekompakan ayah dan ibu bisa lebih tegas untuk memutuskan mana yang prioritas. Komitmen ayah ibu diperlukan untuk mewujudkan pengasuhan yang memungkinkan anak menjadi saleh. Tanpa komitmen dan kesepakatan, maka energi untuk menerapkan pola asuh yang baik akan turun naik alias tidak stabil.

Foto: pinterest.com

Ketidakstabilan ini akan membuat konsistensi menuju tujuan pengasuhan anak saleh akan terganggu. Jangan sampai justru anak bingung dan akhirnya abai terhadap kesepakatan.

2. Asupan nutrisi yang halal dan thayyib

Anak yang sehat secara fisik ditopang dengan pemenuhan gizinya secara seimbang. Namun, asupan nutrisi yang dikonsumsi mesti diperoleh dan diolah dengan cara yang halal. Asupan makanan yang dimakan akan diubah menjadi nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Selanjutnya nutrisi akan menjadi energi yang digunakan untuk beraktivitas. Energi yang diperoleh dari yang halal akan membuat anak lebih cenderung memilih yang halal ketimbang yang haram.

Foto: Gettyimages.
3. Komunikasi yang baik dan sehat

Anak saleh dibentuk melalui hubungan yang baik antara orang tua dan anak. Hubungan yang baik terjalin lantaran adanya jalinan komunikasi yang baik dan sehat. Orang tua mesti mengenal anak dengan baik, karena komunikasi dibangun atas dasar pengertian dan kasih sayang. Komunikasi tak melulu soal pengucapan melalui kata-kata.

Foto: muslims-life.net.

Sorot mata, mimik wajah, arah badan, belaian, usapan, pelukan dan ciuman dari orang tua juga amat berarti bagi anak. Melalui komunikasi yang baik, akan tumbuh daya sadar pada anak.

4. Ilmu pengasuhan

Tak ada pendidikan khusus menjadi orang tua. Sehingga sering kali pola asuh yang diterapkan dari orang tua sebelumnya bisa jadi ada yang tak sesuai dengan zaman ini. Padahal, tantangan pengasuhan di era digital juga menuntut adaptasi yang cepat dari orang tua. Sehingga ilmu dan pengetahuan orang tua seputar tumbuh kembang anak dan perkembangan zaman perlu di-upgrade.

Foto: muslimskeptic.com.
5. Memperbanyak do’a dan dzikir

Dzikir adalah obat dan nutrisi bagi qalbu. Ia juga aktivitas yang amat dianjurkan untuk dipraktekkan bagi orang tua. Terutama untuk memperoleh ketenangan batin dan mendekatkan diri pada Allah Swt. Tanpa ketenangan dan batin yang sehat, sulit ditemukan anak akan dididik dengan baik.

Foto: Freepik.

Perbanyak doa untuk memperoleh anak yang saleh. Sebab sejatinya Allah lah yang Maha Membolak balik qalbu manusia. Dia-lah yang menjadikan kebaikan atas keturunan dan anak asuh kita. Dekatkan juga anak kitakepada orang-orang yang dekat dengan Allah Swt baik yang masih hidup maupun yang sudah wafat.

Baca Lainnya
Komentar
Loading...