Ibadah Haji Tahun Ini Hanya untuk Penduduk Arab Saudi

Pemerintah Arab Saudi memutuskan pembatasan ibadah haji tahun ini hanya untuk warga Arab Saudi dan ekspatriat yang tinggal di sana. Hal ini dilakukan sehubungan dengan pandemi Covid-19 yang masih berlangsung.

Kementerian Kesehatan dan Haji Arab Saudi mengumumkan keputusan tersebut pada Sabtu (12/5). Secara total hanya 60 ribu jemaah yang akan diizinkan untuk melaksanakan ibadah haji tahun ini. Ini juga sekaligus menutup kemungkinan adanya jemaah haji dari negara lain.

Pemerintah Indonesia sendiri, sebelum keputusan ini diumumkan sudah memutuskan untuk tidak memberangkatkan jemaah hajinya tahun ini. Keselamatan jiwa jemaah karena pandemi masih berlangsung menjadi alasan utama, selain ketidakpastian dari Kerajaan Arab Saudi.

Kerajaan Arab Saudi berdalih lebih mengutamakan kesehatan dan keselamatan jiwa manusia ketimbang harus memaksakan pelaksanaan ibadah haji seperti sebelum pandemi.

Mengutip Arab News, Pemerintah Saudi menekankan bahwa mereka yang ingin melakukan ibadah haji harus dinyatakan bebas dari penyakit kronis apa pun.

Selain itu, batasan usia juga ditentukan yakni antara 18 hingga 65 tahun, tentu saja mereka yang telah divaksin Covid-19 sesuai dengan standar vaksinasi Kerajaan.

Jemaah haji harus divaksin lengkap atau boleh juga mereka yang telah menerima satu dosis vaksin Covid-19 setidaknya 14 hari sebelumnya atau mereka yang divaksin setelah sembuh dari infeksi virus corona.

“Keputusan tersebut didasarkan pada keinginan terus-menerus Kerajaan untuk memungkinkan para tamu dan pengunjung di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi untuk melakukan ibadah haji dan umrah,” kata pihak Kesehatan dan Haji Arab Saudi.

Ibadah haji tahun ini bakal dimulai pada pertengahan Juli 2021 nanti.

Baca Lainnya
Komentar
Loading...