Dua Manfaat Berdzikir Ini Diperlukan Manusia

Dzikir adalah upaya untuk senantiasa menghadirkan Allah bersama dengan kita setiap saat. Dzikir menjadi kebutuhan manusia yang tak bisa diabaikan apalagi ditinggalkan.

Orang yang berdzikir sudah selayaknya bersyukur kepada Allah Swt. Sebab tanpa hidayah dan taufiq dari-Nya kita akan lalai dari berdzikir. Itu semua lantaran anugerah Allah Azza wa Jalla karena kasih sayang-Nya.

Banyak sekali manfaat dzikir yang disebutkan dalam Al Qur’an dan hadits yang tak bisa disebutkan satu persatu di sini. Manfaat berdzikir bisa beragam sesuai kebutuhan manusia. Bahkan dampaknya bukan hanya dirasakan bagi yang berdzikir.

Dzikir dan manusia sudah seperti air dan ikan yang tidak bisa dipisahkan keduanya. Apabila dipisahkan qalbu akan sakit bahkan mati, karena dzikir itu bisa menghidupkan qalbu.

Berikut di antaranya dua manfaat berdzikir

Melahirkan Ketenangan Batin

Dalam kondisi tertentu seseorang bisa mudah mengalami gangguan kecemasan, kepanikan dan kegelisahan. Kondisi ini bisa sangat mengganggu, bahkan berakibat buruk terhadap kesehatan.

Ketenangan batin sangat dibutuhkan manusia terutama dalam menghadapi masalah, problematika dan tantangan hidup. Ketergantungan-Nya pada Allah mutlak diperlukan. Tanpa itu qalbunya akan kering kerontang, penuh kegelisahan, ketakutan, dan kepanikan.

Foto: Isabella Mendes.

Terhubung dengan Allah akan melahirkan ketentraman dan ketenangan batin.

أَلَا بِذِكۡرِ ٱللَّهِ تَطۡمَئِنُّ ٱلۡقُلُوبُ

Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram. (QS. Ar-Ra’d: 28).

Mengundang Ridha Allah

Kita biasa memilih aktivitas yang disukai, tapi sebagai seorang muslim tentu juga mempertimbangkan apakah kegiatan tersebut juga Allah sukai dan ridhai.

Aktivitas yang Allah sukai adalah berdzikir. Maka lakukanlah semua kegiatan yang bermanfaat dan Allah ridhai sebagai bentuk dzikir atau disertai dengan berdzikir. Dalam arti selalu mengingat Allah baik di awal, di tengah atau di akhirnya. Dzikir dengan mengaitkan apa yang sedang dilakukan atau dikerjakannya itu dengan Allah Swt.

Orang yang berdzikir akan mengundang datangnya Ridha-Nya Allah. Karean berupaya selalu dekat dengan-Nya. Selama orang mengingat Allah, maka Dia akan juga mengingatnya.

فَٱذۡكُرُونِيٓ أَذۡكُرۡكُمۡ وَٱشۡكُرُواْ لِي وَلَا تَكۡفُرُونِ

Maka ingatlah kepada-Ku, Aku pun akan ingat kepadamu. Bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu ingkar kepada-Ku. (QS. Al-Baqarah: 152).

Foto: Freepik.com.

Dalam hadis Qudsi Allah berfirman, “Aku sebagaimana prasangka hamba-Ku, Aku bersamanya jika ia mengingat-Ku, jika dia mengingat-Ku dalam dirinya, Aku mengingatnya dalam nafs-Ku, jika dia mengingat atau menyebutku di satu tempat, aku menyebut-Nya di tempat yang lebih baik darinya.

Jika dia berusaha mendekat pada-Ku sejengkal, maka aku mendekat padanya sehasta. Jika dia berusaha mendekat pada-Ku sehasta, maka aku mendekat padanya sedepa. Jika dia mendatangi-Ku dalam keadaan berjalan, Ku mendatangi dengan berlari.” (HR. Bukhari).

Baca Lainnya
Komentar
Loading...