Dua Kunci Meraih Anugerah Ilahi

JAKARTA – Dalam kitab Al Hikam karya ulama sufi Ibnu ‘Athaillah As Sakandary disebutkan, “Jika kamu ingin memperoleh limpahan anugerah batiniyah maka nyatakan dirimu sebagai hamba fakir dan sangat membutuhkan pertolongan Allah.” Menurut firman Allah (At Taubah: 60), “Sesungguhnya shadaqah untuk diberikan kepada orang fakir.”

Maqalah diatas menjelaskan bahwa seorang hamba dalam berjuang meraih limpahan anugerah ilahiyah baik secara lahir maupun batin harus memahami kunci dan adabnya. Jika belum memahami kunci dan adab maka akan sulit memperoleh anugerah ilahiyah.

Maka dalam hal ini ada dua kunci dan adab yaitu: Pertama, al-faqru yaitu meletakkan posisi kehambaan serendah-rendahnya merasa sebagai hamba yang hina dan tidak berdaya di hadapan Allah. Dengan demikian dapat meruntuhkan keakuan dan keegoan yang selama ini muncul di dalam dirinya hingga titik nol.

Kedua, al-faqah yaitu merasa sebagai hamba yang sangat membutuhkan pertolongan dan kasih sayang Allah. Tanpa pertolongan Allah niscaya kita tidak bisa berbuat apa-apa, tanpa kasih sayang Allah niscaya kita sulit memperoleh anugerah-Nya. Dengan meletakkan pondasi sifat al-faqir dan al-faqah dalam diri kita niscaya Allah akan menurunkan limpahan anugerah lahiriyah dan batiniyah kepada kita. Semoga kita menjadi hamba yang pandai mensyukurinya.

Oleh: Ali M. Abdillah

 

Baca Lainnya
Komentar
Loading...