Colin Huang, Pemuda Sederhana itu Kini Jadi Orang Terkaya di Tiongkok

Usianya masih 40 tahun tapi ia telah menggeser posisi Jack Ma pemilik Alibaba

“Gaji magang saya waktu itu lebih besar ketimbang gaji ibu saya,” kata Huang kepada sebuah media di Cina.

Keputusan yang tepat

Huang mengambil Magister Ilmu Komputer di Universitas of Wisconsin Amerika Serikat. Kepintarannya membuat salah seorang profesor terkesan sehingga merekomendasikannya untuk masuk ke Oracle, Microsoft dan IBM perusahaan teknologi terbesar dan mapan pada awal 2000-an.

Tapi Huang berpikiran lain, ia justru mengambil keputusan untuk bekerja di Google sebagai pegawai Software Engineer. Saat itu Google masih merupakan perusahaan rintisan atau startup. Ketika Huang bergabung perusahaan tersebut baru saja go public. Tapi karena keputusannya itulah Huang justru mulai mendapatkan pundi-pundi kekayaan.

Google ternyata berkembang pesat. Setelah Huang tiga tahun bekerja di Google, saham perusahaan itu meroket dari USD 85 menjadi USD 500.

Tapi, di tahun 2006 ketika karirnya sedang moncer, Huang mengundurkan diri dari Google untuk pulang kampung ke Tiongkok. Inilah barangkali titik balik Huang. Orang pintar seperti Huang memang banyak, orang kreatif juga banyak, tapi orang yang berani mengambil keputusan penuh risiko tidak banyak. Huang adalah salah satunya.

Tahun 2007, Huang memulai usahanya sendiri. Ia mendirikan e-commerce bernama Ouku yang menjual barang elektronik dan rumah tangga tapi ia tak bertahan lama. Tahun 2010 ia menjual Ouku.

Huang pun memulai usaha keduanya Leqi, sebuah perusahaan yang memasarkan merek asing ke e-commerce lain seperti JD.com dan Tmall. Setelah itu ia mencoba bisnis ketiganya, membuat studio game bernama Xun Meng, namun belum juga berhasil.

Pinduoduo atau dikenal dengan PDD adalah perusahaan keempat yang didirikannya dan mengantarkannya menjadi orang terkaya di Tiongkok.

Apa yang membedakan Pinduoduo dengan e-commerce lain?

Banyak perusahaan e-commerce asal Tiongkok, tapi Colin Huang bisa membuat PDD lebih sukses, kenapa?

Komentar
Loading...