Cek! Apakah Anak Anda Kecanduan Gadget? Berikut Ciri-cirinya

Gawai atau gadget kini sudah sangat akrab dengan anak-anak. Akibatnya banyak orang khawatir kalau anaknya kecanduan gawai. Lalu apa saja ciri anak yang sudah pada tahap kecanduan gawai?

1. Terobsesi dengan gawai secara berlebihan

Anak yang sudah pada tahap kecanduan gawai atau adiksi gadget yang ada di pikirannya hanyalah gadget. Dia sulit mengendalikan dirinya untuk tidak bermain gadget. Bahkan anak ini seperti kecanduan narkoba. Sehingga ketika dipisahkan dengan gadget, dia seperti sakau, yaitu kondisi pemakai narkoba yang sedang ketagihan.

2. Sering konflik dengan orang tua

Karena ia sangat terobsesi dengan gadget, maka ketika anak ini dijauhkan dari gadgetnya, dia akan sering berkonflik dengan orang tua. Termasuk ketika anak ini diingatkan tentang batas penggunaan gadgetnya.

3. Sering teriak dan histeris ketika dipisahkan dengan gadget

Demikian sudah kecanduannya, anak ini akan mudah berteriak dan histeris ketika keinginannya untuk bermain gadget tidak terpenuhi. Dia sulit mengendalikan dirinya.

4. Sering berbohong

Anak ini sudah tidak lagi memegang kejujuran sepenuhnya. Demi bisa main dengan gadgetnya, semua dia lakukan termasuk berbohong. Bahkan ia mengambil kesempatan untuk bermain gadget saat orang tuanya lengah atau sedang tidur di malam hari.

5. Tidak respek terhadap lingkungan

Karena dalam pikirannya, yang penting adalah gadget. Maka anak ini tidak respek terhadap lingkungan dan orang-orang yang ada di sekitarnya termasuk orang tuanya sendiri. Dia tidak suka bersosialisasi, lebih banyak menghabiskan waktunya berjam-jam bersama gadgetnya.

6. Meninggalkan kebiasaan rutin harian

Saat anak sudah pada tahap ini, dia meninggalkan kewajiban sekolah seperti PR dan tugas rumah, hingga lupa makan dan shalat. Aktivitas rutinnya juga ditinggalkan seperti bermain bersama teman. Dia juga tidak berminat pada hal lain, selain pada gawainya.

Menurut Psikolog Najeela Shihab, bahwa yang terpenting harus dihindari ialah anak menggunakan gawai tanpa aturan sama sekali. Karena hal itu akan beresiko kecanduan atau adiksi. Bahkan, inisiator Semua Murid Semua Guru ini, mengatakan anak menjadi kecanduan bisa terjadi karena seringnya anak diumpankan gadget oleh orang tuanya. Entah itu karena untuk mengalihkan perhatiannya karena kesibukan orang tua atau untuk menghentikan tangisan dan rengekan anak. Boleh meminjamkan gadget asal dengan tanggung jawab dan kesadaran.

Jika anak sudah berlebihan menggunakan gadget maka proses menguranginya mesti bertahap dan pelan pelan. Untuk mencapai kesadaran anak membutuhkan kesabaran, komitmen serta kesamaan satu visi misi orang tua, terutama dalam menerapkan aturan penggunaan gadget. Sehingga anak bisa sadar akan batasan penggunaan gadget dan aturan yang disepakati.

Jika telah sampai tahap adiksi, Mba Ela biasa disapa, menyarankan agar orang tua berpuasa gadget. Orang tua mesti menerapkan puasa total dari menggunakan gadget dan sosial media misalnya selama 2 atau 3 minggu untuk kemudian mengubah kebiasaan anak.

“Coba cek anak anak kita apakah di tahap yang suka gawai atau sudah sampai tahap sukanya berlebihan dan sampai ke tahap kecanduan. Karena cara menanganinya, cara intervensinya akan berbeda-beda,” ucapnya dalam video YouTube akun Keluarga Kita.

Sebagai orang tua, perlu untuk selalu mengoreksi diri atas apa yang terjadi pada anak. Jangan lupa memohon hidayah kepada Allah Swt. Sadarilah bahwa anak adalah amanah dan titipan. Perbanyak juga doa dan shalat hajat jika anak ternyata sudah kecanduan gadget. Jika diperlukan, orang tua bisa berkonsultasi dengan ahlinya.

Baca Lainnya
Komentar
Loading...