Bisnis Sampingan Jadi Favorit di Masa Pandemi

Google merilis data terbaru soal pencarian populer di Indonesia sepanjang tahun 2020 bersamaan dengan berlangsungnya pandemi Covid-19.

Menurut Google, orang Indonesia banyak yang memulai bisnis sampingan untuk memenuhi kebutuhan di masa sekarang dan menyiapkan masa depan.

Terjadi kenaikan 200 persen untuk penelusuran “daftar usaha”, dan lonjakan 140 persen untuk penelusuran “cara buat google bisnisku” (Google My Business).

Selain itu, di masa pandemi orang-orang juga rupanya mencoba berupaya menambah keterampilan baru, tentu saja untuk mendapatkan penghasilan tambahan dari sumber-sumber baru.

Beberapa hal yang banyak dicari dan mengalami peningkatan antara lain “cara membuat aplikasi” (20 persen), “online course” (35 persen), “data science” (40 persen), dan “digital marketing” (35 persen).

Selain itu, masyarakat juga mulai banyak yang ingin menambah pengetahuan tentang keuangan. Ada 20 persen kenaikan dalam setahun ke belakang, kueri penelusuran terkait “cara membuka online banking,” dan ada 60 persen lonjakan pencarian terkait “apa dana darurat”.

Menurut Anita Ekasari, seorang Digital Banking Acquisition Service and Marketing, sebagaimana dikutip dari Antara, perubahan behaviour masyarakat ini dikarenakan adanya kebiasaan baru untuk menghabiskan banyak waktu di rumah.

Akibat pandemi, orang-orang mulai banyak yang mempelajari bagaimana melakukan layanan perbankan dari rumah.

Menurut Anita, ini artinya konsumen sekarang sudah mau mengedukasi dirinya sendiri soal keuangan di masa depan, kesiapan finansial, bahkan hingga masalah dana darurat.

Sebelum pandemi orang-orang cenderung spending dan mereka sekarang lebih condong untuk menabung. Karena itu, jika dulu layanan tarik tunai ATM tinggi dan termasuk dalam top 5 activities, tapi di masa pandemi pengguna lebih memanfaatkan fitur send it (transfer ke bank lain).

Artinya, banyak customer yang sudah mulai memikirkan bisnis, bagaimana mencari penghasilan tambahan (bisnis sampingan), dan lain sebagainya.

Di satu sisi pandemi Covid-19 membuat bisnis, ekonomi, pendidikan berjalan terseok-seok tapi di sisi lain “memaksa” orang-orang untuk lebih banyak belajar beradaptasi dengan teknologi, menyiapkan manajemen keuangan sendiri serta kreatif menambah penghasilan.

Ajaibnya, itu mereka lakukan dengan kesadaran bahwa masa depan harus mereka raih dengan kemandirian. Jadi, benar bahwa di balik musibah (pandemi) pasti ada hikmah.

Baca Lainnya
Komentar
Loading...