Benarkah Mimpi Bertemu Wali atau Setan Bisa Menyerupainya?

Ketika tidur, tak jarang kita bermimpi bertemu seseorang. Namun tak semua yang kita temui dalam mimpi itu benar adanya. Bisa jadi setan menyerupai sosok yang kita temui dalam mimpi.

Kendati demikian, mimpi bertemu nabi menjadi pengecualian. Sebagaimana sabda Nabi Saw, “siapa yang melihatku dalam mimpi, maka sungguh dia telah melihatku dengan sebenarnya, karena setan tidak bisa menyerupai rupaku.”

Lalu jika mimpi bertemu nabi sudah dipastikan keasliannya. Muncul pertanyaan, apakah jika kita bermimpi dengan sosok yang dikenal sebagai wali Allah, mimpi itu tergolong mimpi yang benar?

Maka jawabannya adalah mimpi tersebut benar adanya. Berdasarkan keterangan dalam kitab Tanwirul Qulub yang menyatakan bahwa,

إنَّ الشَّيْطَانَ كَمَا لاَ يَقْدِرُ أَنْ يَتَمَثَّلَ بِصُوْرَةِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لاَ يَقْدِرُ أَنْ يَتَمَّثَلَ بِصُوْرَةِ الْوَلِي الْكَامِلِ أَيْضًا

Sesungguhnya setan tidak bisa menyerupai rupa wali yang sempurna sebagaimana ia tidak bisa menyerupai Nabi Saw.

Dengan demikian, jika Anda bermimpi dengan sosok yang dikenal sebagai waliyullah. Maka bisa dikatakan mimpi itu adalah haq. Sebab setan tidak bisa menyerupai atau berpura-pura sebagai wali yang sempurna.

Lalu siapakah yang disebut wali itu? Wali secara jelas disebutkan di dalam surah Yunus 62-63.

“Ingatlah, sesungguhnya wali-wali Allah itu, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati. (Yaitu) orang-orang yang beriman dan mereka selalu bertakwa.

Ciri-ciri para wali yang tercantum dalam ayat tersebut ialah mereka yang beriman dan bertakwa. Seandainya pun bermimpi bertemu dengan mereka dan menerima pesan. Maka pesannya pun tentu tak bertentangan dengan keimanan dan ketakwaan.

Baca Lainnya
Komentar
Loading...