Atlet Kazakhstan Ini Merasa Tenang Saat di Masjid

Wajahnya cantik, rambutnya terurai panjang hingga melewati bahu. Terlihat sangat seksi ketika mengenakan baju kebesarannya, yaitu atletik. Belum lagi dengan sederet prestasi yang ia ukir, membuatnya semakin dikagumi banyak orang.

Namun, ada satu hal yang membuatnya begitu bahagia dan tenang. Selain prestasi tentunya, adalah kala ia mengunjungi masjid untuk beribadah. Subhanallah!

Dialah Elina Mikhina, atlet kelahiran Kazakhstan, 16 Juli 1994 ini adalah seorang muslimah seperti kebanyakan wanita di negaranya. Memang, dia terlihat seksi ketika mengenakan pakaian olahraga karena tuntutan profesi, namun sebagai seorang muslimah ia juga memiliki sisi spiritualitas yang patut kita apresiasi bersama.

“Hari ini saya beruntung mengunjungi tempat dengan energi yang sangat kuat di Masjid Sultan Qaboos! Tempat ini memberi energi, mengisi, menenangkan, berbau kemurnian,” tulis Elina di akun Instagram pribadinya.

Ya, Elina merasa bahwa ia mendapatkan ketenangan saat berada di dalam masjid. Seolah ia berlepas diri dari rutinitas dan ketegangan ketika berlomba di arena balapan (lari cepat). Sebuah momentum dan keadaan yang seolah-olah mendekatkan dia begitu dekat dan akrab dengan Tuhan-nya.

“Anda berjalan di Taman Surga di mana burung-burung berkicau dengan cincin ajaib dan Anda merasa bahagia, Anda di sini, Anda bebas,” ujar Elina lebih lanjut.

Ya, bebas. Itulah gambaran psikologi Elina saat berada di masjid dan area sekitarnya. Tidak ada beban mental karena harus bersaing dengan orang untuk mendapatkan sebuah kemenangan. Yang ada hanya keteduhan dan kesyahduan. Ditambah hiruk-pikuk kicau burung, membuat suasana ziarah Elina semakin syahdu dan bermakna.

Tapi, tahukah Anda? Sebagai seorang atlet, sesungguhnya Elina bukanlah sosok yang kaleng-kaleng. Dia termasuk atlet yang cukup berprestasi, bukan saja ukuran negara tapi antar negara.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by (@____elina_____)

Pada 2009 misalnya, ia sukses menyabet medali perak di ajang Asian Youth Games. Saat itu ia berlaga di nomor lari cepat 400 meter putri, dengan catatan waktu 57,73 detik.

Di lever senior, ia juga meraih prestasi dengan berturut-turut meraih medali perak pada tahun 2014 dan 2016 dalam ajang Asian Indoor Championsips. Hanya saja, ia meraih medali tersebut di nomor yang berbeda. Pada 2014, Elina mendapat medali perak di nomor 4×400 meter relay. Sedangkan pada 2016 di nomor 400 meter.

Memasuki 2017, prestasi Elina semakin menanjak karena ia berhasil menyabet medali emas di ajang Asian Indoor and Martial Arts Games. Sedangkan pada 2018, ia meraih emas di ajang Asian Indoor Championships.

Dalam gelaran Asian Games 2018 yang dilangsungkan di Jakarta pun Elina mampu berprestasi, di mana dirinya meraih medali perunggu. Sedangkan yang teranyar, Elina mampu membawa pulang dua medali perak di Asian Championships 2019.

Bukan prestasi kaleng-kaleng tentunya. Namun, lebih dari semuanya itu, dia adalah seorang muslimah yang senantiasa merasa senang ketika berada di masjid. Sebab, di situ ia bukan saja meraih ketenangan, tapi juga kemenangan.

Baca Lainnya
Komentar
Loading...