Anak Papua Ciptakan Bajalan, Aplikasi Dagang Online

Siapa sangka seorang anak dari wilayah bagian Timur, Papua, berhasil menciptakan sebuah aplikasi perdagangan online yang keren. Pria itu bernama Ben Semuel Kirihio.

Lelaki hitam manis ini berhasil menciptakan aplikasi bernama Bajalan. Yang hebat, aplikasi tersebut sudah berjalan dan telah bekerja sama dengan pelaku usaha kuliner serta pengemudi online.

Aplikasi pemuda asal Serui ini layak mendapatkan apresiasi. Karena membantu sejumlah pelaku UMKM di tengah pandemi. Apalagi, kini aplikasi tersebut terus berkembang dan makin banyak penggunanya. Khususnya di Kota Serui dan sekitarnya.

“Kami telah menambah satu fitur baru pada aplikasi Bajalan yakni UMKM yang menjual produk lokal hasil kreasi masyarakat asli Yapen,” jelas Ben sebagaimana dilansir KabarPapua.co, Senin (15/2).

Menurut Ben, aplikasi ciptaannya tersebut sudah beroperasi lebih dari satu tahun. Telah digunakan lebih dari 500 orang, dengan mitra kuliner sebanyak 10 pelaku usaha dan driver ojek online sebanyak 10 orang.

Selain itu, aplikasi ini juga sudah tersedia di playstore dan sangat mudah untuk diunduh oleh pengguna baru atau pelaku bisnis yang ingin bergabung.

Aplikasi yang punya tagline “Semua Bisa, Bisa Semua” ini cukup menarik perhatian saya untuk mengecek langsung ke playstore. Setelah saya cek, memang benar sudah ada di sana.

Banyak komentar positif atas kemunculan aplikasi ini. Salah satunya dari akun atas nama Baker Mkw Channel. Menurutnya, “Maju terus…Mantap…keren.”

Namun, ada juga yang menyayangkan jika keberhasilan anak Papua dalam menciptakan aplikasi perdagangan online ini tidak mendapatkan apresiasi dari pemerintah.

“Sangat disayang perkembangan putra daerah tidak mendapat support. Motivasi dari pemerintah. Karya anak ini sakitnya diambil,” tulis Mil Evan.

Ben Semuel Kirihio
Ben Semuel Kirihio. (Foto: Kabarpapua.co)

Ben sendiri mengatakan bahwa kendala yang dihadapi dalam aplikasi Bajalan yakni masih terbatasnya jaringan internet di Yapen.

Walau begitu, ia mengajak masyarakat Yapen melangkah lebih maju menghadapi industri 4.0 atau era digital. Sebab aplikasi Bajalan sudah dapat digunakan di Kota Serui dan sekitarnya.

“Mari kitong (kita) belajar menggunakan aplikasi Bajalan, karena saat ini kita berada di era digital. Aplikasi ini sangat mudah digunakan, termasuk untuk pelanggan atau pengguna aplikasi yang ingin pesan makanan atau minuman tidak perlu repot lagi, terlebih aplikasi ini sudah terhubung Google Maps, sehingga pesanan pelanggan akan tiba pada tujuan yang sebenarnya,” jelasnya.

Mantap Ben! Semoga Bajalan terus berkembang dan menjadi aplikasi perdagangan online yang semakin diterima oleh masyarakat Indonesia.

Baca Lainnya
Komentar
Loading...