7 Langkah Mendapatkan Beasiswa Pilihan

Mendengar kata “beasiswa”, banyak dari kita berpikir hanya siswa yang paling berbakat secara akademis yang memenuhi syarat. Pandangan seperti ini ada benarnya, namun tidak seluruhnya.

Beasiswa diberikan kepada siswa yang memenuhi berbagai kriteria, termasuk dari negara atau wilayah tertentu.

Banyak beasiswa yang ditawarkan oleh berbagai negara, lengkap dengan panduannya. Kamu yang berasal dari daerah mana pun di seluruh Indonesia, jangan khawatir. Kamu tetap bisa ikut berkompetisi untuk mendapatkan beasiswa.

Mendapatkan beasiswa bukan semata harus pintar, melainkan kamu sigap memenuhi persyaratan yang diwajibkan. Persiapkan diri kamu sedari awal jika ingin mendapatkan beasiswa. Kamu yang belum berpengalaman melamar beasiswa juga jangan kecil hati. Tetap ada peluang loh…

Yuk ikuti tips yang disusun Redaksi Jejak Online (JJ) untuk mendapatkan beasiswa.

1.  Awali dengan doa

Wajib kamu ingat, semua usaha harus diawali dengan doa. Sekuat-kuatnya kita bercita-cita untuk menjadi apa yang kita inginkan, keputusan ada di tangan Tuhan. Dia lah yang mengetahui apa yang terbaik untuk kita, melebihi diri kita sendiri.

Mengawali dengan doa membuat kamu semangat berikhtiar dan ikhlas menerima apa pun hasilnya.

2. Cari informasi beasiswa sedetil mungkin

Banyak bertebaran informasi beasiswa untuk kuliah di dalam maupun luar negeri. Sering-sering lah kamu perhatikan informasi itu, cermati persyaratan dan seluk beluk lainnya lalu refleksikan ke diri kamu, apa yang masih perlu disempurnakan.

3. Diskusikan dengan guru atau senior yang telah berhasil menerima beasiswa

Sering kali program beasiswa juga “mendarat” di sekolah. Coba diskusikan dengan guru favoritmu, gali apa saja yang perlu disiapkan. Bimbingan guru layaknya bimbingan orang tua, akan memberikan yang terbaik untuk anaknya.

4. Pastikan tahu beasiswa yang kamu incar

Gaes, beasiswa itu banyak macamnya. Ada yang disiapkan oleh pemerintah seperti Bidikmisi atau KIP-Kuliah. Ada juga yang disediakan oleh dunia bisnis seperti Sampoerna, Pertamina, Telkom dan lainnya.

Masing-masing penyedia beasiswa memiliki persyaratan yang berbeda. Ada yang ikatan dinas, pengabdian terbatas maupun lepas. Kamu jadi lebih paham beasiswa yang akan kamu incar.

5. Hubungi penyelenggara beasiswa

Setelah mencermati informasi beasiswa, berdiskusi dengan guru atau alumni, jangan sungkan menghubungi pihak penyelenggara. Bisa jadi masih ada informasi yang belum kamu pahami.

Dengan berinisiatif menghubungi penyelenggara beasiswa kamu akan menjadi lebih percaya diri dan semakin siap untuk melengkapi persyaratan yang dibutuhkan. Keuntungan lainnya kamu dikenal lebih awal oleh penyelenggara dan dilihat sebagai calon penerima beasiswa yang serius.

6. Siapkan Curriculum Vitae (CV) berikut portofolionya

CV dan portofolio adalah amunisi yang kita siapkan untuk penyelenggara beasiswa. Lengkapi portofolio diri kita seperti pengalaman berorganisasi, mengikuti kompetisi atau lomba, menghadiri seminar atau konferensi, dan sebagainya.

Asesor akan menilai dan mengenal kita, salah satunya dari CV dan portofolio yang kita kirimkan. Siapkan dengan baik gaes.

7. Tingkatkan kemampuan menulis dan berbicara

Menulis esai sering dijadikan persyaratan menerima beasiswa kuliah. Asesor juga menilai apa yang ada dalam benak kita berdasarkan esai yang kita buat.

Biasakan dan latihkan untuk menulis secara logis dan sistematis. Ambil isu-isu yang kekinian atau yang biasa dipersyaratkan oleh penyelenggara beasiswa.

Selain menulis, kemampuan berkomunikasi juga memiliki nilai penting. Seleksi beasiswa biasanya berujung pada wawancara. Asesor bisa mengetahui diri kamu lebih dalam melalui proses wawancara. Jika kamu adalah pribadi yang gemar membaca, berdiskusi, Insya Allah itu sudah menjadi modal yang kuat untuk sukses dalam wawancara.

Lengkap sudah jika doa dan ikhtiar sudah kamu lakukan. Kini saatnya kamu beraksi!

Baca Lainnya
Komentar
Loading...