6 Penemuan Menakjubkan dari Ilmuwan Muslim

Kemajuan ilmiah terbesar selama berabad-abad pernah berasal dari dunia Islam. Tak heran, jika sejumlah penemuan ilmiah yang menakjubkan serta mampu mengubah dunia dilakukan oleh para ilmuwan Muslim.

Saat dunia Barat masih mengalami zaman kegelapan di abad pertengahan, kemajuan ilmiah luar biasa muncul dari dunia Muslim.

Para ilmuwan jenius di Baghdad, Kairo, Damaskus, dan Cordoba mengadopsi karya-karya ilmiah Mesir kuno, Mesopotamia, Persia, Yunani, India hingga Cina, lalu mengembangkannya menjadi apa yang sekarang disebut sebagai ilmu modern.

Banyak disiplin ilmu baru yang muncul di era Islam, seperti aljabar, trigonometri dan kimia, juga kemajuan besar dalam bidang kedokteran, astronomi, teknik dan pertanian.

Waktu itu, teks-teks Arab menggantikan bahasa Yunani, membantu membentuk revolusi ilmiah Renaissance.

Sebuah pameran tentang “1001 Penemuan” yang digelar di Museum Sains London pernah mengungkap kemajuan ilmiah terbesar dari dunia Muslim, dari mulai jam gajah hingga kamera obscura. Zaman keemasan yang mungkin dilupakan, bahkan oleh umat Muslim sendiri.

Dikutip dari theguardian.com, berikut ini 6 penemuan ilmuwan Muslim yang menakjubkan dari antara abad ke-9 hingga ke-15:

Jam Gajah

Jam setinggi tiga meter ini berasal dari awal abad ke-13, merupakan salah satu keajaiban teknik di dunia pada abad pertengahan.

Jam tersebut dibuat oleh ilmuwan Muslim bernama al-Jazari. Secara fisik, ia membuat jam ini dengan konsep multikulturalisme.

Ada bentuk gajah khas India, lalu naga dari Cina, mekanisme air dari Yunani, burung phoenix dari Mesir, serta boneka kayu dalam pakaian tradisional Arab.

Mekanisme penentuan waktu pada jam tersebut didasarkan pada ember berisi air yang tersembunyi di dalam gajah.

Kamera Obscura

Teknologi kamera saat ini sudah semakin canggih dan mudah digunakan bahkan oleh orang orang yang tidak belajar fotografi sekalipun. Hampir tidak mungkin ditemukan, smartphone yang tidak dilengkapi kamera saat ini.

Tapi tahukah Anda, siapa penemu teknologi kamera?

Ilmuwan hebat itu berasal dari abad pertengahan, tepatnya pada abad ke-10, ia orang Arab bernama Ibnu al-Haytham.

Di antara sekian banyak kontribusinya pada teknologi optik adalah penjelasan pertama yang benar tentang cara kerja visi.

Dia menggunakan penemuan asal Cina dari kamera obscura (kamera lubang jarum) untuk menunjukkan bagaimana cahaya bergerak dalam garis lurus dari objek untuk membentuk gambar terbalik pada retina.

Peta Dunia Al-Idrisi

Peta dunia sepanjang tiga meter dari abad ke-12 yang terkenal ini dibuat oleh kartografer asal Andalusia, Al-Idrisi (1100-1166).

Peta tersebut diproduksi di Sisilia dan dianggap sebagai deskripsi tentang dunia yang paling rumit dan lengkap yang pernah dibuat pada abad pertengahan.

Peta tersebut digunakan secara luas oleh para pelancong selama beberapa abad dan berisi tentang deskripsi rinci mengenai dunia Kristen serta dunia Islam, Afrika dan Timur Jauh.

Buku Pintar dari Bani Musa Bersaudara

Buku Pintar atau “The Book of Ingenious Devices” yang dalam bahasa Arabnya bernama Kitab al-Hiyal, adalah karya ilustrasi besar pada perangkat mekanis, termasuk automata yang diterbitkan pada tahun 850 oleh tiga bersaudara asal Persia.

Mereka adalah Bani Musa (Ahmad, Muhammad dan Hasan bin Musa ibn Shakir). Mereka bekerja di Bait al-Hikmah Baghdad, Irak, di bawah kekhalifahan Abbasiyah. Buku tersebut menjelaskan tentang seratus perangkat dan cara menggunakannya.

Ketiga bersaudara tersebut merupakan ahli matematika dan insinyur yang terkenal di Baghdad pada abad kesembilan.

Alat Bedah al-Zahrawi

Rangkaian perangkat unik dan indah ini merupakan alat-alat yang digunakan oleh ahli bedah pada abad ke-10 bernama al-Zahrawi. Ia merupakan seorang dokter yang berpraktik di Cordoba.

Karyanya sangat berpengaruh di Eropa dan banyak peralatan tersebut masih digunakan sampai sekarang.

Di antara sejumlah penemuannya yang paling terkenal adalah jarum suntik, tang, kait bedah dan jarum, gergaji tulang serta pisau bedah lithotomy.

Alat Terbang Ibnu Firnas

Abbas Ibnu Firnas adalah penemu legendaris dari abad ke-9, di Barat ia dijuluki sebagai Da Vinci dari dunia Islam.

Dia melakukan upaya yang terkenal pada dunia penerbangan saat usianya 65 tahun. Ketika itu ia membuat sebuah peluncur gantung yang belum sempurna dan meluncurkan dirinya sendiri dari sisi sebuah gunung.

Ibnu Firnas pun mampu mengudara selama beberapa menit sebelum mendarat dengan buruk dan mencederai punggungnya.

Penemuannya itulah yang kemudian berkembang menjadi pesawat terbang modern seperti yang bisa kita saksikan hari ini.

Dari fakta di atas, kita bisa mengambil kesimpulan bahwa Islam adalah agama yang visioner, penuh dengan kreativitas dan inovasi, yang tujuannya semata-mata untuk memberi kemudahan bagi seluruh umat manusia. Melakukan penemuan-penemuan ilmiah adalah bahasa lain dari mewujudkan Islam sebagai rahmatan lil alamin.

Baca Lainnya
Komentar
Loading...