4 Hal yang Harus dan Jangan Dilakukan Ketika Menulis Konten

Di era media digital dan serba online, konten kini menjadi hal yang sangat penting penting. Konten bisa membantu kita berkomunikasi dengan cara yang baik, akurat, bermanfaat, serta menarik.

Konten juga memberi peluang bagi Anda untuk menunjukkan keahlian Anda di bidang tertentu. Salah satu bentuk konten, selain audio visual, adalah tulisan. Pembuatnya disebut ‘content writer’.

Untuk melakukannya, tentu Anda harus menguasai dasar-dasarnya. Seperti tata bahasa, sintaksis, nada, hingga SEO (Search Engine Optimization).

Selain itu, untuk menjadi penulis konten Anda juga harus mengerti etikanya.

Berikut ini 4 hal yang harus dilakukan oleh seorang penulis konten, dikutip dari makeuseof.com.

1. Prioritaskan nilai tambah untuk pembaca

Orang membaca artikel atau tulisan tidak sekadar membaca. Mereka melakukannya untuk mendapatkan pengetahuan, menemukan jawaban, atau mendapatkan hiburan. Inilah nilai-nilai yang harus didapat sebagai imbalan atas waktu yang mereka korbankan untuk membaca konten Anda.

Penting juga untuk melakukan riset serta memahami apa yang Anda tulis dan mengapa Anda melakukannya. Cara ini memungkinkan Anda untuk mengembangkan pendapat dan pandangan Anda sendiri.

2. Lakukan proses editing

Setelah Anda selesai menulis konten, Anda masih perlu melakukan editing atau koreksi. Biasanya saat menulis kita secara tidak sadar mengabaikan banyak kesalahan ejaan, tata bahasa, dan sintaksis yang membuat tulisan terlihat tidak profesional. Ini juga mempengaruhi minat orang untuk membaca.

Masalah ini bisa dihindari dengan melakukan editing konten Anda untuk memastikan terbebas dari kesalahan.

Dalam kebanyakan kasus, hanya dengan membaca ulang konten Anda dengan keras, Anda bisa mendeteksi kesalahan tata bahasa, inkonsistensi, dan komposisi kalimat yang buruk untuk diperbaiki segera.

3. Pilih ceruk pembaca yang paling cocok

Daripada bersaing dengan semua orang sehingga konten Anda menjadi biasa-biasa saja, lebih baik memilih ceruk yang bisa Anda kuasai dan menjadi luar biasa.

Semakin tinggi keahlian Anda dalam ceruk tertentu, semakin berharga Anda bagi calon klien. Anda juga pada akhirnya dapat meningkatkan konten Anda menjadi lebih baik.

4. Belajar dan Kuasai SEO

SEO adalah praktik yang digunakan untuk meningkatkan visibilitas artikel Anda di mesin pencari, seperti Google. Semakin tinggi peringkat artikel Anda di Google, semakin besar kemungkinan untuk diklik. Tujuan Anda sebagai penulis adalah untuk menarik lebih banyak pembaca.

SEO adalah proses menyeluruh yang tidak dapat dicapai dengan hanya menambahkan kata kunci. Masih banyak hal yang harus dilakukan seperti bagaimana judul meta, deskripsi, tag H1, tautan masuk, dan sebagainya.

Dalam hal keterbacaan konten, aturan umum SEO adalah menggunakan kalimat pendek, memecah konten panjang menjadi beberapa bagian, dan menggunakan kata transisi yang mudah. Itu akan membuat konten Anda lebih mudah dipahami oleh pembaca.

Lalu, apa saja 4 hal yang jangan dilakukan?

1. Jangan menjiplak konten

Plagiarisme adalah larangan keras. Menerbitkan konten yang disalin mentah-mentah dapat mengakibatkan hukuman serius dan menyebabkan penghapusan situs web Anda dari mesin pencari.

Hal ini tidak hanya berlaku pada konten artikel atau teks tetapi juga gambar. Saat menulis, ambillah inspirasi dari artikel lain, lalu gabungkan dengan pendapat Anda sendiri. Jika penyalinan diperlukan, selalu kutip sumbernya.

2. Jangan gunakan kosakata yang rumit

Konten terbaik pasti selalu mudah dibaca dan dipahami. Penting diingat, pembaca Anda berasal dari berbagai latar belakang. Kosakata yang rumit dan berlebihan dapat membuat pembaca kehilangan minat pada konten Anda.

Selain itu, konten yang rumit tidak menarik bagi mesin pencari, yang mempengaruhi SEO. Gunakan paragraf pendek, bahasa sederhana, dan gambar sebisa Anda.

3. Jangan bertele-tele atau berulang

Rentang perhatian pembaca rata-rata sekitar delapan detik. Menggunakan terlalu banyak kalimat dalam artikel Anda bukanlah ide yang baik. Banyak penulis pemula menambahkan konten yang tidak relevan untuk mencapai jumlah kata tertentu atau mengulangi apa yang sudah ditulis, meski dengan kata yang berbeda.

Sebaiknya tulislah artikel yang menghemat waktu pembaca, ketimbang menyia-nyiakannya dengan konten yang tidak menambah nilai.

4. Jangan berlebihan SEO

Kesalahan umum yang dilakukan penulis adalah terlalu fokus pada SEO dan berkompromi dengan kejelasan pada penyampaian. Sebagai seorang penulis, tanggung jawab Anda adalah memberikan informasi berharga kepada pembaca, bukan sekadar memasukkan kata kunci untuk menyenangkan mesin pencari.

Algoritma Google sangat ketat tentang isian kata kunci dan akan mengabaikan artikel Anda jika ditemukan tidak sesuai. Nah, untuk memastikan itu tidak terjadi, tulislah konten yang baik terlebih dulu, baru fokus pada nilai tambah.

Terakhir dan juga penting, menulis konten bukanlah hal yang bisa Anda pelajari hanya lewat tips dan trik. Proses penulisan harus melibatkan banyak trial and error, sebab seringkali yang kita hasilkan belum tentu sesuai dengan ide awal. Semoga membantu!

#konten #seo #online

Baca Lainnya
Komentar
Loading...